Selasa, 7 April 2026

Berita Surabaya

Tropikal Coffee, Bawa Atmoster Tropis di Surabaya

Konsep tropis yang diusung jadi daya tarik tersendiri. Berbagai tanaman khas tropis, seperti pandan Bali, palm, dan tanaman-tanaman hias lainnya ada.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Pengunjung berswafoto di Tropikal Coffee di Keputih, Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meskipun baru ada sejak September 2019 lalu, kafe Tropikal Coffee di kawasan Keputih Surabaya sudah menjadi destinasi yang banyak dikunjungi.

Konsep tropis yang diusung, menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai tanaman khas tropis, seperti pandan Bali, palm, dan tanaman-tanaman hias lainnya menghiasi berbagai sudut kafe.

Ditambah dengan beragam dekorasi seperti lampu yang dihiasi jerami dan rotan, deretan cermin, langit-langit bambu, serta meja dan kursi yang terbuat dari rotan, kayu, dan besi.

Sementara, tembok dicat berwarna peach dengan lantai plester yang beberapa di antaranya diukir motif dedaunan.

Kafe instagramable ini diinisiasi oleh empat orang, yakni Reynald Khidir, Yenno Ardianto, Hardian Puji dan Andhi sebagai interior stylish.

"Desainnya perpaduan antara Maroko dan Bali vibe. Khas Maroko terlihat dari pintu masuk berbentuk lengkungan. Sementara khas Bali tampak dari detail interior dan hiasan-hiasan, di antaranya dari rotan," kata Reynald Khidir, Selasa (28/1/2020).

Lanjutnya, konsep ini diharap bisa memberikan suasana kafe instagramable dengan suasana yang berbeda.

"Sasaran utama kami anak muda usia 18 sampai 25 tahun. Lokasinya juga tidak terlalu jauh dengan universitas, ada ITS dan UHT," kata Reynald.

Seiring berjalannya waktu, lanjutnya, yang datang bukan hanya dari mahasiswa Surabaya, melainkan juga dari luar kota.

"Ternyata kafe ini juga menjadi salah satu opsi tempat berlibur," imbuhnya.

Senada dengan konsep interior, Tropikal Coffee juga menyuguhkan beragam menu makanan dan minuman yang bernuansa tropis.

"Kami tidak hanya mengangkat es kopi yang sedang tren, tapi juga varian bernuansa tropis. Seperti es kopi susu rasa semangka, es kopi susu rasa kelapa, teh rasa stroberi, aneka mocktail, dan lain-lain," Reynald menuturkan.

Inovasi sajian tersebut tak lepas karena pihaknya ingin memberikan suguhan cita rasa yang beda dari kedai kopi lainnya. Harga yang dibandrol mulai Rp 15 ribu.

Sementara menu makanannya, ada spaghetti, ayam sambal matah, serta pizza mie.

Pada hari biasa, pengunjung mulai memadati kafe seluas 125 meter persegi itu sejak pukul 15.00. Sementara untuk akhir pekan, keramaian terlihat sejak pukul 10.00.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved