Berita Surabaya

Kejar Hoki, Puluhan Perempuan Surabaya Ikuti Workshop Knot Tassel Imlek dari Glam Handmade

Sebanyak puluhan perempuan mengikuti Workshop Knot Tassel dari Glam Handmade.

Kejar Hoki, Puluhan Perempuan Surabaya Ikuti Workshop Knot Tassel Imlek dari Glam Handmade
ahmad zaimul haq/surya
Peserta saat mengikuti workshop Chinese Knot Tassel, kerajinan khas Tiongkok di Restoran Huang Ji Huang Surabaya, Selasa (21/1/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak puluhan perempuan mengikuti Workshop Knot Tassel dari Glam Handmade, Selasa (21/1/2020). Workshop itu dalam rangka peluncuran koleksi Chinese New Year by Chaterin Njoo di Haung Ji Huang Resto Surabaya.

"Jadi menjelang Imlek di Tiongkok itu ada tradisi mengikat yang bila diartikan seperti mengikat harapan di tahun baru," terang Dewi, crafter di Glam Handmade.

Dewi menjelaskan di dalam tassel buatannya terdapat ikatan simpul empat yang bernama ru-yi. Bila diartikan, ikatan ini memiliki arti sebagai harapan.

Berawal dari filosofi itu, Dewi kemudian menawarkan untuk membuat workshop tassel untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2571.

Simpul ru-yi, selain diaplikasikan pada tassel, juga biasa digunakan pada cheongsam atau yang disebut kancing Shanghai.

"Sementara untuk tassel, biasanya nggak hanya dipakai untuk gantungan kunci saja. Yang saya tahu orang-orang biasa menggantungnya di rumah atau mobil sebagai simbol keberuntungan," jelasnya.

Sebenarnya, pada workshop kali ini, Dewi dan tim dari Glam Handmade ingin menitikberatkan fokus peserta pada pembuatan simpul yang akan digunakan di tassel.

"Karena bentuk simpul itu yang membawa hoki, bukan di tasselnya," ujarnya.

Sementara itu, untuk pemilihan warna, Dewi mengatakan memilih warna emas dan merah, agar sesuai dengan tema Imlek.

Selain agar sesuai, Dewi menjelaskan bahwa kepercayaan orang chinese sangat beragam, terutama soal warna.

Halaman
12
Penulis: Akira Tandika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved