Pilkada Surabaya, Golkar Masukkan Dua Nama Non Kader Dalam Usulan Bacawali ke DPP, SIapa?

”Tiga nama kami usulkan ke DPP. Satu di antaranya adalah Gus Hans,” terang Thoni kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya.

Pilkada Surabaya, Golkar Masukkan Dua Nama Non Kader Dalam Usulan Bacawali ke DPP, SIapa?
ist/rmol
Ilustrasi 

SURYA.co.id, SURABAYA – Partai Golkar telah mengusulkan tiga nama bakal calon walikota Surabaya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Menariknya, dari tiga nama tersebut dua di antaranya berasal dari figur luar partai Golkar.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni menjelaskan bahwa satu nama usulan ke DPP yang berasal dari internal Golkar adalah KH Zahrul Azhar As'ad atau yang biasa akrab di sapa Gus Hans.

”Tiga nama kami usulkan ke DPP. Satu di antaranya adalah Gus Hans,” terang Thoni kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya.

”Sedangkan dua lainnya tidak bisa kami sampaikan (ke media) sebab berasal dari luar partai,” lanjut Thoni yang juga Anggota DPRD Kota Surabaya.

Dijelaskan oleh Thoni, dua nama yang masuk dalam usulan tersebut merupakan buah dari pembicaraan lintas partai. Yang mana, Golkar yang baru memiliki lima kursi di DPRD Surabaya perlu tambahan kursi untuk bisa mengusung calon (minimal 20 persen kursi atau 10 kursi DPRD Surabaya).

Terkait koalisi lintas partai, Thoni menegaskan bahwa pembicaraan cukup cair. Bahkan, ia menyebut beberapa di antara partai juga cukup intens. ”Di antara yang cukup intens adalah dengan Gerindra,” katanya.

Sebelumnya, nama yang mengemuka dalam internal Gerindra adalah Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin yang juga merupakan mantan Kapolda Jatim. Thoni pun tak memungkiri bahwa nama Machfud juga masuk dalam komunikasi politik tersebut.

”Nama itu memang muncul dan dimunculkan teman-teman Gerindra,” ungkap Thony yang juga merupakan Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kota Surabaya.

Pada prinsipnya, pihaknya tetap memprioritaskan kader. Namun, pada akhirnya pihaknya menyerahkan pada DPP sebagai pemengang keputusan akhir. ”Intinya, kami ingin memberikan kesempatan kader terbaik untuk maju. Nah ini sedang ditimang-timang,” jelas Thony.

”Saat ini, kami sedang menunggu respon dari DPP. Begitu rekomendasi turun, kami siap melaksanakan putusan tersebut. Sebab, pada dasarnya kami sudah memanaskan mesin partai untuk melaksanakan agenda pilkada,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gerindra Surabaya juga mengungkapkan empat nama terbaik yang mengikuti penjaringan. Dari empat nama tersebut, posisi pertama dan kedua berturut-turut ditempati oleh Machfud dan Gus Hans.

Sedangkan peringkat ketiga dan keempat masing-masing adalah Hariyanto (Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia/Peradi Surabaya) dan Gamal Albinsaid (mantan Jubir Prabowo-Sandiaga). Rencananya, calon yang akan diusung Gerindra akan disampaikan pada 26 Januari 2020 mendatang. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved