Jumat, 10 April 2026

Berita Gresik

BKMS Tegaskan JIIPE akan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus di Gresik, ini Beberapa Keuntungannya

Humas PT BKMS Mifti Haris, mengaku meluruskan persepsi berbeda tentang KEK dalam Kawasan Industri JIIPE.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
surya.co.id/willy abraham
Lokasi JIIPE yang akan menjadi KEK di Kabupaten Gresik, Kamis (16/1/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK – PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) sebagai pengembang dan pengelola Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) angkat biacara.

JIIPE tetap akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Gresik.

Hal ini menepis sejumlah pernyataan yang menolak berdirinya KEK di Kabupaten Gresik.

Pihaknya mengaku pemahaman KEK harus dipahami seutuhnya sehingga tidak menjadi salah  di masyarakat.

Humas PT BKMS Mifti Haris, mengaku meluruskan persepsi yang berbeda tentang KEK dalam Kawasan Industri JIIPE yang sedang dalam proses pengajuan ke Pemerintah.

Sesuai dengan rencana jangka panjang pemerintah, dalam meningkatkan perekonomian nasional.

"Ini yang kami luruskan, sebab selama ini, ada kesalahpahaman di sebagian masyarakat tentang pengertian KEK. Sehingga, keberadaan KEK mereka nilai bakal mempersulit lapangan kerja. Padahal tidak demikian," ujarnya, Kamis (16/1/2020).

Menurutnya sesuai Undang-undang No 29 tahun 2009, KEK adalah kawasan dengan batas tertentu. Dalam bingkai wilayah hukum NKRI, yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi ekonomi dan memperoleh fasilitas tertentu.

Pengembangan KEK bertujuan untuk mempercepat pengembangan daerah dan sebagai modal terobosan dalam pengembangan kawasan untuk pertumbuhan ekonomi.

Karena didalamnya terdapat, industri, pariwisata dan perdagangan disatu kawasan agar dapat mempercepat lapangan pekerjaan.

“Ini menyerap tenaga kerja yang banyak,” kata dia.

Di dalam KEK pelaku usaha bisa menjalankan dan mengembangkan usaha.

Disinggung mengenai JIIPE layak ditetapkan sebagai KEK, Mifti menjelaskan bahwa nantinya akan membawa dampak yang sangat positif dan prospek untuk perkembangan usaha serta kualitas sumber daya manusia (SDM).

Apalagi jika JIIPE ditetapkan sebagai KEK teknologi, diharapkan dapat mengakomodasi SDM lokal untuk dapat bersaing dengan SDM global.

"Kita berupaya menyiapkan SDM berkualitas, salah satunya dengan melakukan melalui vocational education (VE) di sejumlah institusi pendidikan dengan memasukkan kurikulum yang Link and Match dengan Industri yang ada," terangnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved