Cuma Lulusan SD, Warga Sulawesi Buat Persawat Lalu Sukses Menerbangkannya, Ini 5 Fakta Usahanya

Haerul (33), seorang warga Kelurahan Pallameang, Kecamatan Matiro Sompe, Kabupaten Pinrang, membuat pesawat dan berhasil menerbangkannya.

Cuma Lulusan SD, Warga Sulawesi Buat Persawat Lalu Sukses Menerbangkannya, Ini 5 Fakta Usahanya
Kolase Tribun Timur/Heri Syahrullah
Cuma Lulusan SD, Warga Sulawesi Buat Persawat Lalu Sukses Menerbangkannya, Ini 5 Fakta Usahanya 

SURYA.co.id - Kabar menakjubkan dari Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Haerul (33), seorang warga Kelurahan Pallameang, Kecamatan Matiro Sompe, Kabupaten Pinrang, membuat pesawat dan berhasil menerbangkannya.

Melansir TribunTimur.com, Proses uji coba dilakukan di Pantai Ujung Tape, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Rabu (15/1/2020).

Dalam uji coba yang keenam kalinya itu, Haerul akhirnya berhasil menerbangkan pesawatnya.

Sorakan tepuk tangan dan teriakan kegembiraan pun terdengar sesaat setelah pesawat tersebut berhasil berkeliling di atas permukaan laut Ujung Tape.

"Alhamdulillah sudah berhasil kami terbangkan," kata Haerul saat dikonfirmasi.

Berikut 5 fakta usaha Haerul, pria yang hanya lulusan SD tersebut:

1. Hanya Lulusan SD

Meski pendidikannya hanya tamatan SD, namun pria kelahiran 1986 ini sangat terobsesi untuk menciptakan pesawat terbang.

Haerul mengatakan, dirinya tak terinsipirasi oleh siapa-siapa dalam pembuatan pesawat tersebut.

Hanya saja, ia memang suka dunia pesawat sejak kecil.

"Hanya coba-coba. Kebetulan sejak kecil suka dunia pesawat," katanya, melansir TribunTimur.com berjudul "Pesawat Buatan Pria Tamatan SD Asal Pinrang Akhirnya Berhasil Diterbangkan".

Cuma Lulusan SD, Warga Sulawesi Buat Persawat Lalu Sukses Menerbangkannya, Ini 5 Fakta Usahanya
Cuma Lulusan SD, Warga Sulawesi Buat Persawat Lalu Sukses Menerbangkannya, Ini 5 Fakta Usahanya (Tribun Timur/Herry Syahrullah)

Haerul menjelaskan, proses pembuatan pesawattersebut ia pelajari secara otodidak lewat youtube.

"Kami hanya berbekal petunjuk video yang ada di youtube," paparnya.

Beberapa tahun lalu, Haerul juga pernah mencoba membuat hellikopter. Namun, gagal dan terkendala dalam penyeimbangan baling-baling.

Saat ini, ia dan sejumlah rekannya mencoba hal baru dengan membuat peswat sederhana.

"Alhamdulillah kali ini berhasil diterbangkan," pungkasnya.

Aksi Haerul menuai pujian dari berbagai kalangan. Apalagi, nekat bertaruh nyawa saat mencoba pesawat buatannya.

Untuk diketahui, pesawat tersebut terbuat dari rongsokan besi dan aluminum.

2. Modal 25 Juta

Proses pembuatan pesawat milik Haerul (33) memakan biaya hingga Rp 25 juta.

"Sejauh ini sudah mencapai sekitar Rp 25 juta pengeluaran pesawat ini," kata Haerul, melansir TribunTimur.com berjudul "Pria Asal Pinrang Buat Pesawat Sendiri, Biaya Hanya Rp 25 Juta".

Pria yang tak tamat Sekolah Dasar (SD) ini menyebutkan, pesawat jenis ultralight rakitannya itu menggunakan mesin motor 2T Kawasaki.

Sedangkan bahan untuk badan pesawat secara keseluruhan, terbuat dari rongsokan besi, alumimum, parasut, hingga kayu.

"Jadi kebanyakan bahannya dari barang rongsokan dan dirakit seadanya di bengkel saya. Beberapa teman juga ada yang membantu," ucap Haerul.

3. Otodidak

Pria kelahiran 31 Desember 1985 ini mengatakan, dirinya tak terinsipirasi oleh siapa-siapa dalam pembuatan pesawat tersebut.

Hanya saja, ia memang suka dunia pesawat sejak kecil.

"Hanya coba-coba. Kebetulan sejak kecil suka dunia pesawat," paparnya

Haerul menjelaskan, proses pembuatan pesawat tersebut dimulai sejak Oktober tahun 2019.

Hingga pada akhirnya berhasil diterbangkan pada 15 Januari 2020.

Prosesnya semua berlangsung secara otodidak dibantu media pembelajaran di youtube.

"Kami hanya berbekal petunjuk video yang ada di youtube," paparnya.

Untuk diketahui, proses uji coba yang berujung keberhasilan itu digelar di Pantai Ujung Tape, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Rabu (15/1/2020).

Dalam uji coba yang kelima kalinya itu, Haerulakhirnya berhasil menerbangkan pesawatnya.

4. Bahan Bakar Pesawat

Haerul (33), salah seorang warga Kelurahan Pallameang, Kecamatan Matiro Sompe, Kabupaten Pinrang, berhasil menerbangkan pesawat buatannya.

Hal itu terlihat saat ayah dua anak ini menggelar uji coba di Pantai Ujung Tape, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Rabu (15/1/2020).

Menariknya, pesawat rakitan ini menggunakan mesin motor Kawasaki 2T. Itu berarti bahan bakaryang dibutuhkan hanya berupa bensin.

"Bahan bakarnya bensin," kata Haerul.

5. Reaksi Bupati

Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid pun turut memberikan komentar.

Menurutnya, usaha yang dilakukan oleh Haerul patut dibanggakan dan diberi apresiasi.

"Tentu kami patut berbangga, karena ada putra daerah yang mampu melakulan hal yang luar biasa itu (menerbangkan pesawat)," ucapnya, melansir TribunTimur.com berjudul "Putra Asal Pinrang Berhasil Terbangkan Pesawat Buatannya, Reaksi Bupati".

Hanya saja, tetap dibutuhkan pengujian dari pihak yang ahli di bidangnya untuk mendeteksi kelayakan pesawat tersebut.

Baik dari segi kemampuan terbangnya, ketahanannya, mesinya, dan sebagainya.

"Kalau untuk kebutuhan profesionalitas jangka panjang, uji kelayakan dari orang yang ahli tentu dibutuhkan," papar Irwan.

Namun, tegasnya, apresiasi dari pemerintah Kabupaten Pinrang tetap ada untuk Haerul.

"Apa yang dilakukan Haerul bukanlah hal mudah. Butuh kemampuan khusus untuk itu. Oleh karenanya, kami sangat memberi apresiasi," pungkas Irwan yang juga mantan Ketua DPRD Pinrang ini.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved