Ular Mungil Tewaskan Tukang Cendol dengan Sekali Patuk, Korban Langsung Muntah & Menghitam

Ular Mungil Tewaskan Tukang Cendol dengan Sekali Patuk, Korban Langsung Muntah & Menghitam

(Dok. SUYONO)
(Ilustrasi) Tim SAR LPJ di Kabupaten Ngawi berhasil mengamankan 8 ekor anak ular kobra yang diduga sedang berburu tkus atau cicak di salah sau rumah warga di Desa Mantingan. 

SURYA.CO.ID - Nasib tragis dialami oleh seorang tukang cendol, Emuh (74) yang meninggal dunia setelah dipatuk ular mungil.

Ular berukuran mungil tersebut diketahui mematuk Emuh saat dirinya sedang mencangkul di sawah.

Sedangkan, pihak keluarga mengungkapkan Emuh sempat muntah-muntah setelah dipatuk ular berukuran kecil itu.

Melansir Kompas.com dalam artikel 'Kronologi Kakek Penjual Cendol Tewas Digigit Ular Berukuran Sejempol Tangan' berikut berita selengkapnya.

Emuh (74) diketahui merupakan warga Awiluar, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Tim SAR LPJ di Kabupaten Ngawi berhasil mengamankan 8 ekor anak ular kobra yang diduga sedang berburu tkus atau cicak di salah sau rumah warga di Desa Mantingan.im SAR LPJ di Kabupaten Ngawi berhasil mengamankan 8 ekor anak ular kobra yang diduga sedang berburu tkus atau cicak di salah sau rumah warga di Desa Mantingan.
Ilustrasi (Dok. SUYONO)

Di lingkungannya, Emuh dikenal sebagai seorang kakek yang bekerja sebagai penjual cendol sekaligus petani.

Di saat dirinya tak berjualan cendol, Emuh akan melakukan pekerjaan sampingan di sawah milik saudaranya.

Hal ini turut disampaikan oleh anak Emuh, Jafar, Minggu (12/1/2020).

"Keseharian bapak berjualan es cendol keliling kampung, dan pekerjaan sampingan menjadi petani sesekali bisa mencangkul" kata anak Emuh, Jafar, Minggu (12/1/2020).

Namun, tak terduga, ia justru mengalami nasib tragis ketika ia mencangkul sawah pada Sabtu (11/1/2020).

Halaman
1234
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved