Single Focus

Pemijat Tradisional Bayi dan Anak makin Meredup: Ummi Ani bikin Minyak Urut dari Ramuan Buah Kelapa

Salah satu pemijat tradisional khusus bayi dan anak masih bisa ditemui di Jalan DKA Tegal nomor 27, Wonokromo, Surabaya.

Pemijat Tradisional Bayi dan Anak makin Meredup: Ummi Ani bikin Minyak Urut dari Ramuan Buah Kelapa
surya.co.id/firman rachmanudin
Pemijat tradisional khusus bayi dan anak yang masih bisa ditemui di Jalan DKA Tegal nomor 27, Wonokromo, Surabaya. 

PIJAT  tradisional khusus bayi dan anak pernah menjadi primadona bagi kalangan ibu-ibu di tahun 80-an hingga awal 2000-an.

Pijat itu dipercaya menjadi solusi bagi segala persoalan yang menyangkut bayi dan anak, seperti demam, rewel, bahkan yang dipercaya tengah melihat sosok makhluk halus.

Namun, seiring perkembangan zaman, terjadi perubahan signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari interaksi sosial hingga beraneka macam bentuk kebutuhan yang saat ini terlayani optimal dengan teknologi.

Salah satu pemijat tradisional khusus bayi dan anak masih bisa ditemui di Jalan DKA Tegal nomor 27, Wonokromo, Surabaya.

Rumah ini milik Ummi Ani, sekaligus tempat praktek untuk pijak bayi dan anak.

Melewati deretan kampung padat penduduk dan gang-gang kecil, rumah Ummi Ani sedikit sukar ditemukan.

Namun, bagi warga Bumiarjo, tak sedikit yang mengenal nama Ummi Ani atau mbah Ummi Ani sebagai juru pijat tradisional yang dikenal ampuh.

Saat ditemui, Ummi Ani yang kini berusia 80 tahun menyebut, hampir 25 tahun menjalankan profesi sebagai tukang pijat tradisional khusus bayi dan anak.

"Sudah sejak tahun 90-an itu, ya kira-kira 25 tahunan lah," kata Ummi Ani, Senin (13/1/2020).

Keahlian memijat itu, diakui Ummi Ani, didapat dari turun-temurun. Bahkan, untuk minyak urutnya menggunakan ramuan tradisional berbahan dasar buah kelapa yang diolah sendiri.

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved