Pemprov Jatim Lebih Prioritaskan Pembangunan Jalan daripada Reaktivasi Rel Kereta Api di Madura

Emil melihat kondisi saat ini, masyarakat Madura lebih membutuhkan keberadaan jalan raya yang bagus daripada kereta api.

Pemprov Jatim Lebih Prioritaskan Pembangunan Jalan daripada Reaktivasi Rel Kereta Api di Madura
SURYA.co.id/Bobby Constantine Kolloway
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengungkapkan, Pemprov Jatim akan lebih memprioritaskan pembangunan jalan arteri daripada Reaktivasi Rel Kereta Api Kamal-Sumenep.

Menurut Emil, ada masalah yang lebih menjadi prioritas dan urgent untuk segera dituntaskan yaitu kemacetan yang sering kali terjadi di ruas jalan Bangkalan sampai Sumenep.

"Lebarnya juga belum standar, termasuk di titik seperti di Blega itu butuh by pass. Ini sudah masuk prioritas karena walaupun namanya Gerbangkertosusila, dia itu sebenarnya pengungkit pertumbuhan di wilayah Madura. Jadi perlu membangun konektornya supaya wilayah lain dapat akselerasinya," ucap Emil, Sabtu (14/12/2019).

Selain itu, Emil juga melihat kondisi saat ini,  masyarakat Madura lebih membutuhkan keberadaan jalan raya yang bagus daripada kereta api.

"Kita lihat dulu. Saat ini misalnya kita bicara meningkatkan kapasitas kereta dari Mojokerto ke Lamongan itu kan sekarang sudah ramai tapi terbatas kapasitasnya, maka akan ditingkatkan itu oke," ucap Emil.

"Kalau di Madura, jalannya dulu lah. Karena orang sehari-hari hidupnya masih dari situ (jalan) enggak langsung serta-merta dari stasiun diangkut ke stasiun dari stasiun kan butuh jalan lagi," lanjut Mantan Bupati Trenggalek ini.

Menurut Emil, dengan lancarnya kegiatan masyarakat dan transfer barang dan jasa akan bisa mendorong Bangkalan menjadi pengungkit ekonomi di Gerbangkertasusila.

Seperti diketahui, reaktivasi Jalur Kereta Api Kamal-Sumenep masuk kedalam program percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gerbangkertasusila, kawasan Bromo Tengger Semeru, serta Selingkar Wilis yang tertuang dalam Perpres no 80 tahun 2019.

Dalam Perpres tersebut, Reaktivasi Jalur Kereta Api Kamal-Sumenep mendapatkan alokasi dana Rp 3.3 Triliun.

Namun begitu, dalam Perpres tersebut juga terdapat program prioritas lainnya, salah satunya adalah Pembangunan Jalan Lintas Selatan Madura (Ruas Sreseh - Pangarengan) dengan alokasi dana Rp 305 miliar 

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved