Kaleidoskop 2019
Foto Ular Piton Raksasa Terbakar ini Sempat Heboh, Ternyata ada Misteri yang Belum Terjawab
Misteri Foto Ular Piton Raksasa Terbakar di Hutan Kalimantan ini Belum Terjawab [Berita Viral 2019]
Dalam video yang beredar, tampak dua ekor ular berkuran besar mati setelah terjadi kebakaran lahan.
Selain dua ular besar, beberapa ular lain yang berukuran kecil juga tampak mati.
Seorang warga yang merekam kejadian itu mengatakan jika ular-ular ini kepanasan lantaran kebakaran lahan.
"Korban dari kebakaran lahan dan hutan, dua ekor ular bersama anaknya. Sebagian masih ada di dalam tanah. Masih anget-angetnya," ucap pria tersebut.
Penelusuran SURYA.co.id, ular yang terbakar itu merupakan ular piton. Ilmuwan menyebutnya Asiatic Reticulated Python (Python reticulatus).
Suku Dayak Pedalaman menyebut hewan ini sebagai Tangkaluk atau Piton Raja.
Di Indonesia, ular piton tersebut mendapat julukan Anaconda Indonesia, lantaran bentuknya yang menyerupai anaconda di Sungai Amazon.
Sekadar diketahui, rekor ular terpanjang saat ini memang anaconda (eunectes) dari Amazone. Anaconda merupakan keluarga boa.
Panjang anaconda yang baru ditemukan adalah 50 kaki, namun para ilmuwan percaya ada anaconda yang panjangnya 80 kaki, bahkan 100 kaki dari temuan kulit ular tersebut oleh sebuah ekspedisi ilmuwan Inggris tahun 1992.
Dilansir SURYA dari situs Kompas.com dengan judul "Heboh Ular Raksasa Kalimantan Sepanjang 33 Meter", yang terbesar adalah anaconda hijau (Eunectes murinus). Panjangnya mencapai 43 meter.
Sementara, Python Asia adalah ular terpanjang kedua.
Python terpanjang yang ditemukan di kawasan Kalimantan panjangnya 33 kaki, dan merupakan rekor dunia sanca terpanjang saat ini.
Para ilmuwan percaya panjang python bisa mencapai 50 kaki atau sekitar 15 meter.
Bedanya, anaconda lebih langsing dan ahli berenang. Sementara python lebih gemuk dan hanya suka kelembapan, bukan di air.
Anaconda menggigit mangsanya sampai mati sebelum menelan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-ular-piton-yang-terbakar-di-hutan-kalimantan.jpg)