Batik Air Terbang Perdana Layani Jamaah Umrah dari Surabaya - Madinah
Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak secara simbolis memukul gong disaksikan Vice President Dream Tour & Travel, Muhammad Umar Bakadam (dua kanan).
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Maskapai penerbangan Batik Air (Group Lion Air), Selasa (17/12/2019) mendatang terbang perdana dari Surabaya menuju ke Madinah.
Penerbangan itu dipastikan membawa sekitar 380 jamaah umrah yang dikelola oleh agen perjalanan PT Dream Tours and Travel.
Muhammad Umar Bakadam, Vice President Dream Tour and Travel, mengatakan, kerjasama dengan Batik Air ini membuat jamaah umrah dari Surabaya menjadi banyak pilihan.
"Sebelumnya kami sudah dengan Lion Air dengan rute Surabaya - Jeddah. Dan dengan Batik Air ada pilihan Surabaya - Medinah," kata Muhammad saat gathering bersama travel agen maupun instansi terkait di Surabaya, Rabu (11/12/2019).
Lebih lanjut, Muhammad menyebutkan khsusu untuk layanan dengan Batik Air dengan rute Surabaya - Madinah, yang perdana pada 17 Desember mendatang, adalah layanan premium.
Diantaranya menggunakan pesawat Airbus seri 330-300.
Selain itu, juga layanan premium seperti bagasi, makanan dalam pesawat, hiburan selama perjalanan di kelas premium services berkonsep pre-flight, in flight dan post flight.
"Selain penerbangan Surabaya ke Madinah, kerjasama dengan Batik Air juga kami lakukan untuk rute dari delapan kota lainnya di Indonesia," jelas Muhammad.
Adapun delapan kota tersebut adalah Banda Aceh-Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Medan-Bandara Internasional Kualanamu, dan Palembang-Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II.
Kemdian Jakarta-Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Solo-Bandara Internasioanl Adi Sumarmo, dan Surabaya-Bandara Internasional Juanda.
Selanjutnya Makassar-Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan Balikpapan-Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak Elastianto yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menambahkan pihaknya berharap penerbangan ini tidak hanya membawa jamaah umroh dari Surabaya ke Madinah saja.
"Kalau bisa baliknya bisa membawa wisatawan dari Arab Saudi atau negara Timur Tengah lainnya untuk datang ke Jawa Timur. Jatim punya wisata unggulan seperti Gunung Bromo dan lainnya," kata Emil.
Sementara itu dari Batik Air, pesawat Airbus ini dinilai tepat menjadi bagian pendukung model bisnis dan mencerminkan kesungguhan dalam memperluas jaringan dengan tata letak kursi lorong ganda terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi.
Penandatanganan kerja sama antara Dream Tour and Travel dan Batik Air telah dilakukan oleh Muhammad Umar Bakadam dan Direktur Niaga Batik Air Achmad Hasan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada November 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/wakil-gubernur-jatim-emil-dardak-secara-simbolis-memukul-gong.jpg)