Berita Lamongan
Peringatan Hari Antikorupsi ala Aktivis Mahasiswa di Kabupaten Lamongan
Ada beragam cara untuk memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia. Salah satunya, seperti dilakukan para mahasiswa Lamongan Jawa Timur.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Parmin
SURYA.co.id l LAMONGAN - Ada beragam cara untuk memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia.
Salah satunya, seperti yang dilakukan oleh para mahasiswa Lamongan Jawa Timur.
Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Unisda Sukodadi berunjukrasa ke Kejaksaan Negeri Lamongan di jalan Veteran, Senin (9/12/2019).
Massa menuntut Kejari Lamongan untuk segera menuntaskan kasus-kasus korupsi di Lamongan.
Seperti umumnya aksi, para mahasiswa ini mendatangi kantor Kejari Lamongan dengan membentangkan spanduk dan poster yang berisi sejumlah tuntutannya. Para mahasiswa ini juga membawa petisi yang ditujukan pada Kejari Lamongan.
"Di hari antikorupsi ini kita ingin merefleksi sekaligus menagih komitmen Kejari Lamongan dalam pemberantasan korupsi di Lamongan,"kata Korlap aksi PK PMII Unisda, Yoyok Eko Prasetyo.
Massa juga menanyakan sejauh mana perkembangan penanganan kasus korupsi di Lamongan.
Soal dana desa juga menjadi perhatian mahasiswa, mereka juga meminta Kejari Lamongan agar penanganan penyelengan dana desa tidak disepelekan oleh Kejari Lamongan.
Kejari perlu memelototi pengelolaan dana desa yang dilaksanakan desa lewat tim pelaksana (Timlak).
Mahasiswa, juga menyinggung agar Kejari Lamongan mengusut tuntas kasus korupsi dana hibah Pilkada 2015 di KPU Lamongan yang telah menyeret bendahara KPU Lamongan.
Pihaknya ingin mendorong Kejari Lamongan untuk memberantas Korupsi di Lamonhan." Jangan tanpa tebang pilih," tandas Yoyok.
Seusai berorasi di depan kantor Kejari Lamongan di Jalan Veteran, massa mahasiswa ini kemudian meminta Kejari Lamongan untuk menandatangani petisi penuntasan kasus korupsi yang ada di Lamongan.
Namun Kejari Lamongan tidak bersedia menandatangani petisi para mahasiswa ini.
"Kejari belum mau tandatangani petisi," katanya.
Massa memastikan, hari ini masih belum mendapatkan jawaban, dan akan datang lagi ke Kejari dikemudian hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/lamongan-pergerakan-mahasiswa-islam-indonesia-pmii-komisariat-unisda-sukodadi.jpg)