Berita Surabaya
Bantu Dina Oktavia Surabaya & Bayinya, Pandhu Lewat KitaBisa.com
Bantu Dina Oktavia Surabaya dan Bayinya, Pandhu Lewat KitaBisa.com. Klik Di sini
SURYA.co.id - Sejak dipindah ke rumah susun Gunungsari Surabaya, Dina Oktavia silih berganti dikunjungi oleh sejumlah orang penting di Jawa Timur. Bantuan demi bantuan juga terus berdatangan kepadanya.
Yang terbaru, masyarakat menggalang bantuan untuk Dina Oktavia melalui situs KitaBisa.com
Anda bisa membantu donasi dengan mengklik tautan di bawah ini:
Bantuan di Kita Bisa dibuat oleh Daniel Lukas Rorok, Pendiri dan Ketua Komunitas Tolong Menolong yang berdiri sejak 2011 di Surabaya pada 7 Desember 2019
Sekadar diketahui, kisah Dina Oktavia menjadi sorotan banyak orang karena dia mengaku ditinggalkan suami setelah melahirkan anak dalam kondisi yang cacat, atau menderita hydrosefalus.
Usia Dina masih terbilang muda. Masih 21 tahun, saat melahirkan anak pertamanya Muhammad Pandhu Firmansyah yang baru berusia lima bulan.
Penyakit tersebut membuat sebagian wajah Pandu rusak, terutama dibagian hidung, bibir dan matanya.
Bukan hanya suaminya saja yang malu dengan anak mereka, namun mertuanya pun juga bersikap demikian.
"Suami saya sudah satu bulan ini pergi, katanya malu punya anak tidak sempurna," ungkap Dina yang bercerita sambil berkaca-kaca.
"Malu gara-gara cucunya gak sempurna," terang Dina.
Diceritakan Dina Oktavia, putranya sudah didianosa memiliki kelainan sejak dalam kandungan.
"Anak saya kelainan sejak dalam kandungan," kata Dina saat ditemui dirumahnya di kawasan Jojoran STAL 5B Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Minggu (1/12/2019).
Pindah ke Rusun
Sejak kisah Dina itu tersiar. Segala macam bantuan datang silih berganti. Dina Oktavia bahkan kini tinggal di rumah susun di Gunungsari Surabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-dina-oktavia-surabaya-dan-bayinya-pandhu.jpg)