Berita Blitar

IDENTITAS 5 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata Rombongan Guru TK Tulungagung di Kesamben Blitar

Lima orang tewas dalam kecelakaan bus pariwisata yang terguling di jembatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu (7/12/2019).

Editor: Musahadah
istimewa
IDENTITAS 5 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata Rombongan Guru TK Tulungagung di Kesamben Blitar 

SURYA.CO.ID - Lima orang tewas dalam kecelakaan bus pariwisata yang terguling di jembatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu (7/12/2019).

Bus pariwisata ini mengangkut rombongan guru, pengawas dan kepala taman kanak-kanak asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, 

Selain lima orang tewas, puluhan penumpang lain terluka.

Hal ini diungkapkan Direktur RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar Endah Woro saat dikonfirmasi kompas.com (grup surya.co.id), Sabtu (7/12/2019).

"Total yang dibawa ke RS di Wlingi (RSUD Ngudi Waluyo Blitar) ada 29 penumpang, sedangkan yang meninggal dunia ada lima," kata Endah Woro.

Dari lima orang yang meninggal dunia itu, empat di antaranya warga Tulungagung, yakni Siti Fatimah (50) warga Kecamatan Gondang, Anita (46) dan Naksabandi (58) warga Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, lalu Kasihatin kepala sekolah TK Perwari.

Seorang korban lagi adalah Ridwan (75) warga Dusun Sembung, Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Kepala Unit Laka Lantas Polres Blitar Ipda Didik Sugianto mengatakan, seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit.

"Saat ini para korban kami evakuasi, dibawa ke rumah sakit. Kendaraan juga masih proses evakuasi berlanjut," kata Didik Sugianto.

Rombongan bus pariwisata yang mengangkut guru pengawas dan kepala sekolah TK asal Kabupaten Tulungagung itu rencananya akan menghabiskan akhir pekan ke Pasuruan.

Bus terguling di jalan raya Kesamben, tepatnya sebelah timur SPBU Kesamben, sekitar pukul 06.30 WIB. Lokasi kecelakaan juga dekat jembatan di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

"Saat ini para korban kami evakuasi, dibawa ke rumah sakit. Kendaraan juga masih proses evakuasi berlanjut," ujar Kepala Unit Laka Lantas Polres Blitar Ipda Didik Sugianto, saat dikonfirmasi, Sabtu.

Didik mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mendata secara pasti jumlah korban serta alamat mereka.

Hal itu untuk memudahkan proses administrasi sehingga bisa dengan cepat menghubungi keluarga.

Direktur RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar Endah Woro mengatakan, pihaknya saat ini menangani 24 penumpang bus.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved