Sabtu, 11 April 2026

Berita Banyuwangi

Bupati Dharmasraya Sumatera Barat Bawa Forpimda Tiru Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

MPP Banyuwangi saat ini telah melayani 202 layanan pengurusan dokumen/perijinan lintas sektoral.

Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/haorrahman
Bupati Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat berkunjung ke Banyuwangi 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Tertarik dengan beragam inovasi pelayanan publik yang digulirkan Banyuwangi, Bupati Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, bertandang ke daerah di ujung timur Pulau Jawa ini.

Secara khusus, mereka berniat melakukan studi tiru tentang Mal Pelayanan Publik (MPP).

Sutan Riska membawa 25 anggota rombongannya yang terdiri dari Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Ketua DPRD, Ketua MUI, Ketua KPU, serta jajaran pejabat teras Pemkab Dharmasraya.

“Kami banyak mendengar tentang good practice pelayanan publik di Banyuwangi. Kami ingin mengadopsi pelayanan publiknya, khususnya Mall Pelayanan Publik,” kata Sutan Riska saat diterima Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pendopo Kabupaten, Jumat (29/11/2019).

Menurut Sutan, apa yang dilakukan Banyuwangi ini sangat bermanfaat bagi warga.

Dari pengamatan dia usai mengunjungi Mal PP Banyuwangi sebelumnya, pelayanan ini sangat memudahkan warga.

Ini karena layanannya telah mengintegrasikan pengurusan dokumen/perijinan dari berbagai instansi.

“Ini keren. Ada mall pelayanan yang mengintegrasikan semua pemangku kepentingan, mulai dari pemda hingga instansi vertikal. Sangat menginspirasi. Kami ingin membikin seperti ini di Dharmasraya,” kata Sutan.

MPP Banyuwangi saat ini telah melayani 202 layanan pengurusan dokumen/perijinan lintas sektoral.

Mulai dari pengurusan surat yang dikeluarkan pemkab, kepolisian, Kementerian Agama, Badan Pertanahan Nasional, BPJS, Kantor Pajak Pratama, hingga imigrasi.

Layanan ini bahkan menyediakan ruang untuk konsultasi masalah pernikahan dan keluarga yang disediakan oleh Kementerian Agama. Selain itu juga ada layanan terpadu bagi mereka yang akan bekerja di luar negeri.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut hangat kehadiran rombongan ini. Anas berharap agar momen ini bisa menjadi ajang tukar inovasi antar daerah.

"Kami harap bapak juga membagikan inovasinya kepada kami. Di tengah prestasi yang kami raih, sebenarnya masih banyak tantangan yang harus kami selesaikan," jelas Anas.

Dalam kesempatan itu, Anas menjelaskan bahwa selain MPP yang ada di tengah kota, Banyuwangi juga membuka pasar pelayanan di areal pasar di wilayah Kecamatan Genteng.

Pasar pelayanan publik ini didirikan sebagai solusi atas geografis Banyuwangi yang terluas di Jawa Timur. Ini menyebabkan warga di kawasan Banyuwangi selatan harus menempuh jarak yang jauh bila mengurus dokumen ke pusat pemerintahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved