Breaking News:

Berita Sidoarjo

Tak Boleh Pakai Bahan Bakar Sampah Plastik, Pengusaha Tahu Minta Ketel Seharga 70 Juta

"Para pemilik pabrik tahu hanya meminta bantuan ketel saja. Karena ketel yang memakai kayu bakar harganya mahal sekitar 70 juta," ujarnya

tribun jatim/kukuh kurniawan
Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah dan Kepala Disperindag Provinsi Jatim, Drajat Irawan saat mencoba tahu produksi Desa Tropodo yang memakai bahan bakar alternatif wood pallet, Selasa (26/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

SURYA.co.id | SIDOARJO - Para pemilik pabrik tahu keberatan dengan bahan bahan alternatif pengganti sampah plastik.

Pasalnya bahan bakar alternatif yang ditawarkan tersebut dirasa terlalu mahal serta sulit untuk mendapatkannya.

Seorang pemilik pabrik tahu, Gufron, mengatakan bahwa dirinya serta pemilik pabrik tahu lainnya hanya meminta bantuan pemerintah berupa ketel dengan bahan bakar berupa kayu bakar.

"Para pemilik pabrik tahu hanya meminta bantuan ketel saja. Karena ketel yang memakai kayu bakar harganya mahal sekitar 70 juta," ujarnya, Selasa (26/11/2019).

Ia merasa bahan bakar alternatif yang ditawarkan yaitu wood pallet dan gas (CNG) sangat mahal serta tidak mampu untuk memanaskan ketel.

"Yang paling mudah ya tentunya memakai kayu bakar karena kayu bakar mudah untuk didapatkan. Dan menurut saya, bahan bakar alternatif yang ditawarkan justru bukan solusi," terangnya.

Sementara itu, pemilik pabrik tahu lainnya, Lukman mengaku keberatan dengan deklarasi tersebut.

"Sebenarnya permintaan saya dengan teman-teman lainnya sama yaitu meminta ketel dengan bahan bakar kayu bakar. Dan saya juga keberatan dengan bahan bakar alternatif yang ditawarkan karena lebih mahal," tambahnya.

Meski mengaku keberatan, dirinya menuruti teman teman sesama pemilik pabrik tahu.

"Lihat teman teman yang lain. Kalau teman teman beralih memakai bahan bakar alternatif tentunya mau tidak mau saya juga ikut memakainya," pungkasnya.

Pengusaha Tahu Sidoarjo Deklarasi Tak Menggunakan Bahan Bakar Limbah Plastik Lagi

Wisata Edukasi Kampung Tahu Kota Kediri: Pengunjung Bisa Melihat Proses Pembuatan Tahu Takwa

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved