Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Ekonomi Bisnis

Tol KLBM Ditarget Selesai Akhir Desember 2019, Progres Seksi 4 masih 60 Persen karena Alasan ini

Progres pembangunan tol Krian - Legundi - Bunder - Manyar (KLBM) hingga pertengahan November mencapai 85 persen.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Surya.co.id/ahmad zaimul haq
DESEMBER SELESAI - Pembangunan tol Krian - Legundi - Bunder - Manyar (KLBM) dikebut pengerjaannya, Kamis (21/11/2019). Tol sepanjang 38,29 kilometer ini hingga pertengahan November progresnya mencapai 85 persen dan target selesai secara konstruksi pada akhir Desember 2019. 

SURABAYA, SURYA - Progres pembangunan tol Krian - Legundi - Bunder - Manyar (KLBM) hingga pertengahan November mencapai 85 persen.

Progres itu untuk mengejar target penyelesaian secara konstruksi pada akhir Desember 2019.

Direktur Pemasaran Waskita Beton Precast (WBP) Agus Wantoro mengatakan, tol KLBM sepanjang 38,29 kilometer (km) ini dibagi menjadi empat seksi.

"Yaitu seksi 1, 2, 3 dan 4. Kami dari WBP menangani seksi 2, 3, dan 4, sepanjang 19 km," kata Agus, saat menerima media visit di Gresik, Kamis (21/11/2019).

Sepanjang 19 km itu dimulai dari wilayah Legundi sampai Manyar, Kabupaten Gresik.

Seksi 2 sudah progress 99 persen, seksi 3 sudah progress 99 persen, seksi 4 sudah 60 persen.

"Kalau dirata-rata, sudah sekitar 85 persen," tambahnya.

Untuk progres seksi 4 masih 60 persen karena pihaknya tengah melakukan pembebasan lahan di beberapa wilayah.

Sementara untuk seksi 2 dan 3, sudah siap untuk diresmikan akhir tahun nanti.

Selain proses penyelesaian konstruksi, kelengkapan seperti rambu-rambu, papan petunjuk serta PJU (Penerangan Jalan Umum) atau lampu juga sudah mulai dilakukan pemasangan.

"Jadi sambil menunggu progres yang lainnya, kelengkapan juga mulai kami pasang," tambah Agus.

Tol KLBM merupakan jalan tol yang menghubungkan antarkawasan industri utama, di wilayah Sidoarjo dan Gresik, yang terintegrasi dengan beberapa titik industri wilayah Kota Surabaya.

Infrastruktur yang masuk dalam program Proyek Strategis Nasional (PSN) itu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di pusat Jawa Timur (Jatim) tersebut.

Jarak tempuh bisa memangkas, yang biasanya 2-3 jam menjadi hanya 38 menit.

"Nah, jalan tol ini kan jalan tol yang strategis sekali, karena masuk kawasan industri dari Sidoarjo ke Gresik. Kemudian di ujung jalan tol nanti ketemu kawasan industri, namanya JIIPE (Java Integrated and Ports Estate) di Manyar," ungkap Agus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved