Selasa, 12 Mei 2026

Berita Kediri

Berkunjung ke Ponpes Lirboyo Kediri, Menteri Agama Dapat Kenang-kenangan Dua Buku ini

Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Anwar Mansyur menyambut kedatangan Menteri Agama Fahrul Razi di Wisma Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (21/11/2019).

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Parmin
surya.co.id/didik mashudi
Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Anwar Mansyur menyambut kedatangan Menteri Agama Fahrul Razi di Wisma Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (21/11/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Menteri Agama Fahrul Razi yang melakukan kunjungan resmi disambut hangat para pengasuh Ponpes Lirboyo.

Malahan para pengasuh juga memberikan dua buah buku Fiqih Kebangsaan yang ditulis tim Himpunan Alumi Santri Lirboyo (Himasal), Kamis (21/11/2019).

Terlihat pengasuh yang ikut menyambut Menteri Agama Fahrul Razi di antaranya, KH Anwar Mansyur, KH Kafabihi Machrus, KH An Im dan KH Atoillah.

Fahruk Razi mengaku sempat dua kali gagal saat hendak berkunjung ke Ponpes Lirboyo karena ada sidang kabinet.

Namun kali ini meski ada sidang kabinet kunjungan tetap diagendakan.

"Saya sudah lapor Pak Jokowi. Malahan Presiden juga menyampaikan salam untuk para pengasuh pondok," ungkapnya.

Fahrul Razi juga menyampaikan misi pemerintah dengan misi NU persis sama, bagaimana membangun umat dan bangsa secara bersamaan.

"Mudah-mudahan bangsa ini menjadi lebih baik," ungkapnya.

Terkait upaya pemerintah untuk menangkal radikalisme, pemerintah telah mengeluarkan kesepakatan bersama menteri dan lembaga.

"Kita ingin PNS atau aparat sipil negara (ASN) menjadi garda terdepan dalam meningkatkan wawasan kebangsaan," ungkapnya.

Untuk ASN banyak sekali poinnya, jangankan menyebarkan kebencian terhadap Pancasila.

"Ada orang yang memposting kebencian terhadap Pancasila, memberi kode jempol saja sudah menunjukkan potensi sehingga akan dipanggil dan mendapat pembinaan," jelasnya.

Sedangkan sanksinya tergantung dengan kesalahan yang dilakukan. Jika sudah keterlaluan bisa masuk ke jalur hukum.

Dalam menangkal radikalisme juga terus bekerja sama dengan kalangan pesantren untuk saling bahu - membahu.

Sementara KH Kafabihi Machrus menjelaskan, memberikan kenang-kenangan buku Fiqih Kebangsaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved