2 Perampok Pecah Kaca Mobil di Bojonegoro Ditembak dan 2 Orang Lainnya Kabur Bawa Uang Rp 170 Juta
2 orang dari 5 perampok modus pecah kaca mobil di Bojonegoro senilai Rp 170 juta dibekuk polisi. 2 orang ditembak sedangkan 2 orang melarikan diri.
Penulis: M. Sudarsono | Editor: Iksan Fauzi
2 orang dari 5 perampok modus pecah kaca mobil
Di Bojonegoro senilai Rp 170 juta dibekuk polisi
2 orang ditembak sedangkan 2 orang melarikan diri
---------------------------------------------
SURYA.co.id | BOJONEGORO - Dua dari empat perampok ditembak polisi karena diduga melawan. Sedangkan dua orang lainnya melarikan diri hingga akhirnya ditetapkan daftar pencarian orang (DPO).
Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli mengatakan, identitas keempat pelaku yaitu Erwin (37), Ahmad Hanafi (45), Husen (45), dan Sofyan (25), warga Sumatera Selatan.
Mereka melakukan aksinya pada 5 November lalu, untuk korbannya adalah Dian Bagus (30), warga Bojonegoro yang tak lain merupakan nasabah bank.
Usai membobol uang nasabah senilai Rp 170 juta yang di simpan di dalam mobil, keempat pelaku langsung kabur ke Surabaya menginap di salah satu hotel.
"Saat akan ditangkap kedua pelaku melawan, hingga akhirnya kita tembak. Dua lainnya kabur kita tetapkan DPO," ujarnya kepada wartawan, Selasa (19/11/2019).
Perwira menengah itu menjelaskan, untuk yang ditembak kakinya yaitu Erwin dan Ahmad Hanafi yang keduanya ini residivis, sedangkan Husen dan Sofyan melarikan diri.
• Wanita Muda Tuban Ini Sembunyi di Lemari Saat Satpol PP Razia Kamar Kos, 5 Sejoli Lain Ikut Diciduk
Dalam modusnya, keempat pelaku tersebut membagi peran masing-masing dengan mengendarai sepeda motor secara berboncengan.
Untuk Erwin sebagai Joki, Ahmad Hanafi sebagai pengintai, Husen sebagai Joki, dan Sofyan sebagai Eksekutor, yang memecah kaca mobil menggunakan busi lalu mengambil uangnya.
Ahmad Hanafi punya peran informan, dia masuk bank lalu melihat nasabah yang mengambil uang dalam jumlah banyak.
Setelah nasabah keluar lalu dibuntuti, saat mobilnya parkir di suatu tempat ditinggal pemiliknya, komplotan tersebut melakukan aksinya.
"Kaca mobil dipecah dengan dilempar busi, setelah itu uangnya diambil eksekutor yaitu Sofyan. Uang lalu dibagi, Erwin, Ahmad, Husein masing Rp 40 juta, sedangkan Sofyan Rp 50 juta," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/2-perampok-pecah-kaca-mobil-di-bojonegoro-ditembak-dan-2-orang-lainnya-kabur-bawa-uang-rp-170-juta.jpg)