Senin, 13 April 2026

Berita Kampus ITS

Perhatikan Gizi Makanan Pesan-Antar, Mahasiswa ITS Buat Aplikasi Makanan Sehat

Mahasiswa Departemen Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan Nutriva, aplikasi pesan antar makanan.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
surya.co.id/sulvi soviana
Salah satu anggota tim menunjukkan aplikasi Nutriva. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Makanan Pesan-Antar saat ini sangat diminati, sayangnya saat ini aplikasi penyedia makanan pesan antar hanya menonjolkan visual dan harga makanan.

Padahal kandungan gizi perlu diperhatikn pemesan makanan juga.

Untuk itu mahasiswa Departemen Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan Nutriva, aplikasi pesan antar makanan dengan memperhatikan gizi dan kalori yang terkandung di dalamnya.

Mereka yaitu Annura Ratri Ramadanti, Audrey Gischa Sutanto, dan Muhammad Andhika Adiwidya. Ketiganya merupakan mahasiswa Departemen Teknik Industri angkatan 2017.

Aplikasi yang mereka buat ini bahkan berhasil mendapat juara pertama dalam lomba Entrepreneurship and Career Workshop ke-8 yang diadakan oleh Jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Airlangga (Unair), awal November lalu.

Anggota tim, Annura menjelaskan nama Nutriva diambil dari bahasa Italia yang artinya menutrisi, sesuai dengan tujuan kami yaitu menutrisi semua masyarakat Indonesia.

Selain itu Annura dan timnya telah mempelajari adanya riset yang menunjukkan menunjukkan bahwa 80 persen masyarakat Indonesia saat ini telah menerapkan program diet.

"Kami terinspirasi dari orang-orang yang ingin diet dan menerapkan pola hidup sehat yang murah tanpa perlu berlangganan di pusat kebugaran maupun jasa boga," ungkapnya.

Dengan demikian Nutriva menjadi aplikasi yang menawarkan integrasi pemesanan makanan secara online dengan perhitungan kalori.

“Selain itu juga ada konsultasi kesehatan oleh personal trainer maupun ahli gizi,” imbuh mahasiswi asal bogor ini.

Pada pelaksanaannya, menurut Annura, Nutriva melakukan mitra dengan beberapa pihak seperti jasa transportasi online untuk mengantar makanan, rumah makan untuk penyedia makanan, dan ahli gizi untuk konsultasi.

Audrey menambahkan Nutriva yang bertujuan untuk kesehatan membuat timnya mencari mitra rumah makan yang memenuhi standar Nutriva.

Standar Nutriva yang dimaksud adalah mereka tidak mematok jenis bahan makanan apa yang digunakan, namun lebih kepada jumlah komposisi kalori yang konsisten dalam setiap menu.

"Rumah makan berbasis fastfood pun bisa bermitra, yang terpenting jumlah kalorinya diperhatikan," tuturnya.

Pada awal penggunaanya, dikatakan Audrey penguna aplikasi wajib menuliskan berapa berat dan tinggi badan, umur, jenis kelamin, dan seberapa sering mereka berolahraga untuk mengetahui jumlah kalori yang dibutuhkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved