Citizen Reporter

Belajar Pengelolaan Sampah dari Malaysia

Jurusan Biologi Universitas Negeri Malang (UM) mengundang pakar dari Malaysia untuk belajar pengelolaan sampah dari negara itu.

Belajar Pengelolaan Sampah dari Malaysia
Eka Imbia Agus Diartika/citizen reporter
Belajar Pengelolaan Sampah dari Malaysia 

SURYA.co.id - Saat ini, sampah menjadi isu yang sangat menarik diperbincangkan.

Permasalahan sampah tak kunjung usai dari waktu ke waktu.

Contohnya yaitu pencemaran sampah di sepanjang garis pantai hingga menjadikan Indonesia disebut sebagai surga sampah plastik.

Tak hanya itu, pencemaran juga terjadi di daerah perindustrian, seperti pencemaran logam berat merkuri dan besi.

Maka dari itu, Jurusan Biologi Universitas Negeri Malang (UM) mengundang pakar dari Malaysia untuk belajar pengelolaan sampah dari negara itu.

Zalina binti Mahmood dari Universiti Malaya, Malaysia berbagi ilmu mengenai pengelolaan sampah di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UM, Rabu (6/11/2019).

Penyampaian materi dimulai dari pemutaran video mengenai kasus pencemaran merkuri di Jepang yang mematikan banyak nyawa karena menderita penyakit minamata, yaitu kejang-kejang, lumpuh, dan akhirnya meninggal. Sangat mengerikan.

Begitulah salah satu dampak dari pencemaran merkuri.

Setelah itu, dipaparkan mengenai isu tentang sampah di Malaysia.

Beberapa permasalahan sampah di Malaysia ialah adanya kesenjangan dalam kebijakan, pedoman, standar, dan tata kelola yang tepat; minimnya sumber daya pengelola sampah (teknisi dan tenaga terampil); dana yang tidak mendukung untuk implementasi; serta adanya kesenjangan dalam praktik manajemen data, seperti kurangnya sistem data yang tepat dan kurangnya fasilitas pendukung.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved