Kamis, 16 April 2026

Hacker Asal Sleman

Begini Cara Hacker Asal Sleman Bobol Perusahaan di Texas AS dari Kontrakan, Raup 31,5 Miliar

Dari balik rumah kontrakan di Sleman, Yogyakarta, hacker membobol server perusahaan di San Antonio, Texas, Amerika Serikat gunakan virus ransomware.

Editor: Iksan Fauzi
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO/hackronomicon.com
Sejumlah barang bukti ditunjukkan saat Kasubdirektorat II Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Komisaris Besar Rickynaldo Chairul memberikan keterangan kepada wartawan terkait penangkapan hacker di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/10/2019). 

"Kalau pemerintah salah satunya situs KPU Republik Indonesia. Aku masuknya itu dari sub domainnya. Impact-nya itu ke database," ungkap Putra Aji.

Putra Aji dapat melihat daftar DPT yang tercantum dalam website resmiKPU itu.

Tak sampai disitu, selain dapat memasuki laman website resmi, seroang peretas juga dapat menambahkan atau mengurangi jumlah DPT.

"Sebenarnya kalau udah bisa masuk ke admin My SQL itu bisa kita tambah data DPT nya," ujar Putra Aji.

Menurut Putra Aji situs KPU sebenarnya masih cukup aman jika dilihat dari domainnya.

Namun, jika dilihat dari subdomainnya, Putra Aji masih melihat ada kelamahan di situs KPU.

"Kalau di domain utama saya lihat masih cukup aman. Tapi di beberapa sub domain KPU masih terlihat kurang aman," pungkas Putra Aji.

Ketika dirinya berhasil meretas situs KPU, Putra Ai lantas melaporkan hal tersebutkepada Lembaga Sandi Negra.

"Saya setelah menemukan bug langsung lapor ke badan siber sandi negara. Responnya mereka ngasih sertifikat," ucap Putra Aji.

Siswa SMPP tersebut juga mengatakan bahwa instansi di Indoensia sudahcukup tanggap dalam menangani ulah hacker, seprti situs Polri.

Putra Aji juga sering melaporkan hacker yang mencoba meretas situs KPU.

Ia juga menambahkan bahwa pihak KPU telah bergerak cepat saat situsnya diretas.

"Contohnya orang yang di Payakumbuh, dia mau coba retas KPU."

"Baru coba, itu juga belum masuk ke server atau apapun. Impact-nya ke KPU juga belum ada," kata Putra Aji.

Ia mengatakan bahwa user bernama Payakumbuh ini telah berulangkali masuk situs KPU.

"Jadi KPU melihat user dari Payakumbuh ini masuk berkali-kali ke situs KPU. Kayak spam IP gitu."

"Nah si KPU melaporkan ke Polri. Selang beberapa hari langsung ketangkap," akui Putra Aji.

Sebelumnya nama Putra Aji menjadi sorotan di media Indonesia.

Sorotan tersebut melambung setelah kemampuannya meretas situs NASA diketahui publik.

Karena kemampuannya bisa meretas situs-situs negara, ibunda Putra Aji mengungkapkan harapannya.

Ia beranggapan bahwa putranya tersebut adalah asetnegara.

Sa’anah menambahkan bawha jangan sampai Putra Aji dimanfaatkan oleh negara lain untuk kepentingan yang tidak baik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved