Viral Media Sosial

Lebih Sadis dari Kasus Kucing Diberi Miras, Kini Viral 4 Kucing di Pontianak Matanya Ditusuk Kayu

Setelah heboh kasus kucing diberi miras di Tulungagung, kini viral kasus penganiayaan kucing yang tak kalah sadis di Pontianak

Lebih Sadis dari Kasus Kucing Diberi Miras, Kini Viral 4 Kucing di Pontianak Matanya Ditusuk Kayu
Istimewa/Kompas.com
Lebih Sadis dari Kasus Kucing Diberi Miras, Kini Viral 4 Kucing di Pontianak Matanya Ditusuk Kayu 

Dikatakan Dio, pasien bernama Bunga dibawa oleh pemiliknya bernama Sila.

Ia datang dengan keluhan mata kucing ditusuk kayu.

Melihat kondisi tersebut, Dio langsung melakukan observasi kepada Bunga.

Hasil observasi diputuskan untuk melakukan operasi pengangkatan bola mata kanan dan mengeluarkan benda asing berupa kayu dari cavum orbita (lubang bola mata).

Operasi itu, berlangsung selama kurang lebih satu jam dengan penuh kehati-hatian.

"Pascaoperasi diketahui bahwa kayu tersebut menembus cavum orbita Bunga hingga kedalaman 8 cm dengan ukuran total panjang kayu adalah 20 cm," kata Dio.

Kucing diberi miras

Sebelumnya, para aktivis penyayang hewan dibuat geram oleh ulah seseorang dengan akin azzam_cancell.

Lewat akunnya, sosok ini mengunggah penyiksaan terhadap seekor kucing anggora.

Telanjur Viral Video Kucing Dicekoki Miras Ciu, Polisi Bongkar Makam Temukan Fakta Berbeda
Telanjur Viral Video Kucing Dicekoki Miras Ciu, Polisi Bongkar Makam Temukan Fakta Berbeda (surya/david yohanes/instagram)

Ia menuliskan caption dalam video yang diunggah di story instagram “Percobaan terhadap kucing anggora”.

Video itu kemudian direkam ulang oleh warganet, hingga menjadi viral.

Dalam video 3 menit ini terlihat kucing berbulu tebal ini tengah kelojotan di lantai.

Seseorang kemudian meminumkan cairan dari sebuah gelas platik.

“Setelah 2 jam empedu bekerja keras mengeluarkan racun. Membuat tubuh si anggota bergetar,” tulis akun itu di video berikutnya.

Kucing nahas itu terus menggelepar di lantai, dan lagi-lagi sosok yang sama memasukkan cairan ke dalam mulut kucing itu.

“Detak jantung mulai melemah,” caption di video berikutnya.

“Terimakasih karenamu aku dapat membuat status ini,” caption pada potongan video ke-5.

Kucing itu kemudian mati. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Mati le?” ucap seseorang dalam video itu.

“Padahal mati pisan kok bablas,” lanjut suara itu.

Video ini banyak membuat penontonnya naik pitam.

Bahkan banyak yang mengancam akan membawa pelakunya ke ranah hukum.

Awalnya video ini diduga berasal dari Yogyakarta.

Namun kemudian ada klarifikasi, video diunggah seseorang bernama Azam, asal Tulungagung.

Seorang warganet menyebut rumah pelaku ada di Desa Dukuh, Kecamatan Gondang.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved