Bupati Bangkalan Tunda Pelantikan Jabatan Kepala Dinas Kesehatan

Bupati Bangkalan menunda pelantikan jabatan Kepala Dinas Kesehatan lantaran rekomendasi dari Komis Aparatur Sipil Negara (ASN) belum turun.

Bupati Bangkalan Tunda Pelantikan Jabatan Kepala Dinas Kesehatan
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (kanan) melantik 127 Pejabat Eselon II, III, dan IV di Pendapa Agung Bangkalan, Rabu (9/10/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menunda pelantikan jabatan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) lantaran rekomendasi dari Komis Aparatur Sipil Negara (ASN) belum turun.

Akibatnya, pelantikan 127 Pejabat Eselon II, III, dan IV di Pendapa Agung Bangkalan, Rabu (9/10/2019) tidak menyertakan jabatan Kepala Dinkes Bangkalan.

“Di antara 127 pejabat itu, seharusnya ada 10 Kepala OPD hasil seleksi terbuka yang dilantik. Namun pelantikan kami tunda," ungkap bupati yang akrab disapa Ra Latif itu.

Jabatan Kepala Dinkes Bangkalan sejatinya telah melalui proses Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama bersama sembilan OPD lainnya beberapa waktu lalu.

Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan dan menyerahkan hasil akhir kepada Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron (Ra Latif) pada Jumat (30/8/2019).

Seperti sembilan OPD lain, terjaring tiga nama terbaik. Yakni Sudiyo (Perawat Madya Dinkes), Umi Kulsum (Bidan Madya Dinkes), Sastro Sardjono (Psikolog Madya Dinkes).

"Penundaan karena ada perbedaan pandangan di Komisi ASN Pusat," jelasnya.

Ra Latif menambahkan, ketiga nama terbaik yang lolos seleksi untuk mengisi jabatan Kepala Dinkes telah memenuhi persyaratan.

"Baik secara kepangkatan mau pun dari hasil fit and proper test. Untuk sementara ini, (jabatan Kepala Dinkes) kami Plt-kan dulu," ujarnya.

Seperti diketahui, Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau lelang jabatan digelar sebagai proses untuk mengisi kekosongan jabatan pada 10 OPD di Pemkab Bangkalan.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved