Sabtu, 16 Mei 2026

Tajin Sorah Kuliner Khas Tahun Baru Islam 1 Muharram di Madura

Tajin sorah atau bubur suro adalah kuliner khas yang menjadi tradisi masyarakat Madura.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
ist/citizen reporter
Tajin Sorah Kuliner Khas Tahun Baru Islam 1 Muharram di Madura 

SURYA.co.id - Memasuki tahun baru Islam 1 Muharam 1441 yang bertepatan dengan 1 September 2019, di Madura sudah mulai banyak dibuat tajin sorah.

Tajin sorah atau bubur suro adalah kuliner khas yang menjadi tradisi masyarakat Madura.

Tajin sorah biasanya terdiri atas bubur (tajin), yang dicampur dengan sedikit kuah santan seperti opor dan lauk yang bervariasi.

Di atasnya ditambah tahu-tempe yang dipotong kecil-kecil, irisan telur, taburan cabai merah, kacang tanah goreng, dan bawang goreng.

Pada awal Muharam, biasanya masyarakat Madura membuat tajin sorah.

Setiap keluarga membuat tajin sorah dengan pelengkap beraneka.

Keluarga besar akan membagikan tajin sorah kepada tetangga dan saudara dekat.

Mereka bergantian membuat tajin sorah dan bergantian pula membaginya.

Biasanya saling antar itu berlangsung seminggu.

Nur Azizah (30), salah seorang warga Seddur, Kabupaten Pamekasan, yang sering membuat tajin sorah mengatakan, kebiasaan mengantarkan tajin sorah mengikuti pada saat zaman Nabi Muhammad SAW saat menyambut Muharam.

Tradisi itu diikuti dengan mengeluarkan yang dimiliki untuk dibagikan kepada tetangga dan sanak saudara.

“Kebiasaan membuat dan membagikan itu sudah aad sejak nenek buyut saya. Tradisi itu selalu dilakukan di keluarga saya dan masyarakat Madura. Kami ingin tradisi berbagi ini dijaga dan dilestarikan,” ujarnya, Minggu (8/9/2019).

Membuat tajin sorah sampai saat ini masih tetap dilakukan oleh masyarakat Madura.

Selain rasanya yang khas dan enak, banyak pelajaran yang bisa diambil dari tradisi itu, yakni berbagi.

Dalam tradisi itu terdapat unsur keharmonisan, membangun kerukunan dan ketenteraman di antara para tetangga dan masyarakat di Madura.

Apalagi, proses pembuatan tajin sorah biasanya dilakukan bersama-sama dalam keluarga besar.

Mengantarkan tajin sorah ke tetangga berarti menjaga silaturahmi.

Itu yang menguatkan persaudaraan di lingkungan terdekat.

Fina Damayanti
Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Trunojoyo Madura
finadama20@gmail.com

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved