Minggu, 19 April 2026

Rektor IPB Terkejut Dosennya Ditangkap Densus 88, Polisi Sita 29 Bahan Bom Molotov

AB (inisial), dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) ditangkap tim Densus 88, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota.

Editor: Musahadah
kompas.com
Ilustrasi Bom Molotov 

SURYA.CO.ID - AB (inisial), dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) ditangkap tim Densus 88, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota, Sabtu (30/9/2019) dini hari. 

Dosen IPB ini diduga menginisiasi pembuatan bom molotov untuk digunakan saat aksi Mujahid 212, Sabtu (28/9/2019).

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Dicky Ario Yustianto mengaku pihaknya hanya mem-back tim Jatanras Polda Metro Jaya dibantu Densus 88 Antiteror Polri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka diamankan di Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Cipondoh, Tangerang Kota, Sabtu, (28/9/2019) sekitar pukul 01.00 WIB.

Dosen tersebut disebut menyimpan bom molotov di rumahnya di Pakuan Regency Linggabuana, Margajaya, Bogor Barat.

AB ditangkap ketika sedang keluar dari rumah Laksamana SS di Perum Taman Royal 2, Kota Tangerang.

Barang bukti yang disita petugas salah satunya bom molotov siap pakai untuk aksi massa berjumlah 29 buah.

“Kami juga tidak diperbolehkan untuk mengambil dokumentasi,” kata Dicky.

Informasinya, para pelaku yang diamankan yakni AB, SG, YF, AU, OS dan SS.

Mereka memiliki peran berbeda.

Barang bukti yang disita yakni 29 bahan peledak jenis bom molotov, handphone, KTP dan dompet.

Polisi pun saat ini tengah mendalami dan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kami dari pihak Polres hanya back up saja. Petugas yang turun Jatanras Krimum dan Densus,” ujar Dicky.

Dikonfirmasi terpisah, Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra enggan berkomentar banyak.

“Mungkin mau diberikan keterangan besok secara resmi,” kata Asep kepada wartawan, Minggu (29/9/2019).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved