Travel
Liburan di Labuan Bajo: Lima Pulau, Seribu Pukau
Pulau berikutnya yaitu Pulau Rinca yang dikenal dengan loh buaya dan komodo. Turun dari kapal, semua menapaki pelabuhan kecil dan jalan kecil bebatuan
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Artikel ini merupakan kiriman dari Roosanti
SURYA.co.id - Butuh perjuangan untuk mengumpulkan 15 anggota keluarga dan berangkat ke Labuan Bajo beberapa bulan lalu. Tiga hari penuh menikmati laut cantik di Nusa Tenggara Timur. Roosanti menuturkan perjalanan cantik itu.
Tujuan yang disepakati Labuan Bajo. Dari hasil browsing tentang Labuan Bajo saja, sudah membuat perasaan meleleh. Desa kecil di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur itu benar-benar menjadi magnet.
Berangkat dari Bandara Juanda, ke-15 orang bersama anak-anak menggunakan penerbangan paling pagi ke Denpasar. Transit di Denpasar, selanjutnya ke Pulau Komodo menggunakan pesawat ATR alias pesawat baling-baling.
Agak deg-degan karena getarannya terasa cukup kuat. Total perjalanan hanya 2 jam dengan perincian 30 menit dari Surabaya ke Denpasar ditambah 1,5 jam dari Denpasar ke Pulau Komodo.
Lega rasanya ketika semua mendarat di Komodo Airport. Turun dari pesawat tinggal berjalan saja menuju ke Baggage Claim Area. Airportnya kecil, tetapi cantik, dan teriknya matahari terasa. Kacamata hitam jangan sampai lupa.
Jam mendarat pas dengan jam makan siang. Jadi, begitu landing langsung lapar. Tidak perlu menunggu, rombongan dijemput oleh tim Indonesia Juara Trip.
Menggunakan tiga mobil, semua ke Treetop Cafe, sebuah kafe yang lokasinya sangat strategis untuk menikmati sunset.
Menu yang disajikan seafood dengan harga relatif terjangkau. Desain kafe bernuansa alam dengan bangunan kayu dan meja-meja besar dari potongan batang pohon.
Di lantai atas ada satu bagian yang menjorok ke arah laut. Posisi itu pas untuk menikmati sunset. Ditambah dengan suara burung-burung laut dan para nelayan yang sedang menambatkan perahunya, berpose di sisi itu pasti akan mendapatkan angle yang cantik dan instagramable banget.
Petualangan dimulai pada hari ke-2. Pukul 07.00 tour guide sudah menjemput dan menuju ke pelabuhan. Semua diangkut ke kapal pesiar VIP Indonesia Juara. Itu kapal untuk private tour berkapasitas 20 orang.
Terdapat 4 kamar, 5 kamar mandi, 1 ruang keluarga plus home theater area, 1 ruang makan besar, dan ruang keluarga outdoor di barak kapal. Bersih, rapi, nyaman, itulah kesan pertama untuk kapal ini.
Yang tidak kalah penting, kru kapal sangatlah ramah, bersahabat, komunikatif, dan ringan tangan. Memasuki area kapal, semua diminta berkumpul di ruang keluarga outdoor untuk mendengar briefing awal agar paham what to do & donit selama crushing.
Maskot Komodo
Saatnya mewujudkan perjalanan menginjak lima pulau menggunakan kapal pesiar. Pulau pertama adalah Pulau Kelor. Perlu waktu 1,5 jam hingga kapal bersandar mendekati pinggir pulau. Semua turun ke pantai diangkut dengan kapal kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/labuan-bajo-kuy.jpg)