Citizen Reporter

Tim Rembulan Universitas Trunojoyo Beri Wadah Mahasiswa yang Ingin jadi Relawan mengajar

Tim sukarelawan itu beranggotakan para mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang bersedia meluangkan waktunya untuk mengajar anak-anak di daerah

Tim Rembulan Universitas Trunojoyo Beri Wadah Mahasiswa yang Ingin jadi Relawan mengajar
ist/Citizen Reporter
Suasana mengajar Tim Rembulan 

SURYA.co.id - Tim Rembulan mendatangi anak-anak Yayasan PP.Nurul Hidayah, Desa.Candi, Telang, Bangkalan, Minggu (22/9/2019). Rembulan merupakan singkatan dari Relawan Gardu Buku Bangkalan.

Tim sukarelawan itu beranggotakan para mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang bersedia meluangkan waktunya untuk mengajar anak-anak di daerah Bangkalan.

Rembulan merupakan program lanjutan dari BEM FISIB Universitas Trunojoyo Madura.

Agenda itu dilaksanakan untuk mengabdi dan berbaur dan mengajar anak-anak Yayasan Pondok pesantren Nurul Hidayah yang berada di timur kampus.

Agenda itu akan berlangsung dua bulan, mulai dari 22 September 2019 hingga 30 November 2019.

Awalnya program itu dicetuskan dengan nama Lantang oleh BEM FISIB kabinet tahun kemarin dan dilanjutkan oleh kabinet tahun ini dengan perubahan nama menjadi Rembulan.

Febri, Wakil Gubernur FISIB mengatakan, dengan adanya Rembulan, diharapkan mahasiswa tidak hanya berbaur antarmahasiswa.

“Bersama Rembulan, pemikirannya dibuka dan bisa menjadi pelayan masyarakat,” katanya.

Yang diajar adalah anak TK dan SD. Dengan demikian, kehadiran mahasiswa dibutuhkan untuk mendampingi mereka belajar. Itu disampaikan oleh Hendra, Ketua BEM FISIB.

Di hari kedua, tim sukarelawan yang beranggotakan 95 peserta itu melakukan pendekatan dan pengajaran kepada anak-anak dengan menonton film bersama.

Memang sedikit sulit untuk membuat anak-anak ini duduk rapi karena awalnya mereka tampak malu dan beberapa ingin bermain di luar. Namun, setelah beberapa menit mereka pun mulai asyik dengan film yang ditonton.

Ditemani beberapa Duta FISIB, seperti Ningmas dan Heru, anak-anak itu juga diajai beberapa tepuk dan bernyanyi bersama. Di akhir acara, mereka diberi pertanyaan mengenai film itu dan diberi hadiah.

Program itu berlangsung dua kali dalam seminggu, yaitu Sabtu dan Minggu. Waktunya di sore hari sejak pukul 15.00. Maklum saja, dua hari itu adalah waktu luang bagi para mahasiswa. Sembari menunggu mereka selesai mengaji biasanya para relawan ini menemani mereka bermain dan bersenda gurau.

“Mereka lucu-lucu, ada yang suka caper, ada juga yang pemalu,” kata Afia salah satu sukarelawan. Meski masih hari kedua, beberapa relawan sudah akrab dengan anak-anak.

Nurul Fauziah
Mahasiswa Sastra Inggris
Universitas Trunojoyo Madura
fauziahn1313@gmail.com

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved