Berita Bangkalan

Kemarau, Distribusi Air PDAM Bangkalan Madura Menurun

hasil penelitian awal oleh Tim Penyehatan PDAM Bangkalan secara teknis diketahui, produksi hanya mampu beroperasi pada kapasitas 60 liter per detik.

Kemarau, Distribusi Air PDAM Bangkalan Madura Menurun
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
ilustrasi 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Musim kemaru panjang yang melanda Kabupaten Bangkalan hingga saat ini mengakibatkan distribusi air PDAM ke wilayah kota cenderung menurun.

Berkurangnya distribusi air ke rumah-rumah pelanggan di kawasan kota itu dikarenakan terjadi penurunan kapasitas produksi.

Dirut PDAM Kabupaten Bangkalan, Abd Rasyid mengungkapkan, hasil penelitian awal oleh Tim Penyehatan PDAM Bangkalan secara teknis diketahui, produksi hanya mampu beroperasi pada kapasitas 60 liter per detik.

"Normalnya, produksi mencapai 90 liter per detik. Terjadi penurunan debit air di Sungai Tangkel karena musim kemarau," ungkapnya didamping Kabag Administrasi PDAM Bambang Hariyanto, Senin (23/9/2019).

Ia menjelaskan, berbagai upaya dilakukan pihak PDAM Bangkalan untuk menggenjot produksi air. Salah satunya melalui dukungan pompa berkapasitas 30 liter per detik dari Sumber Pocong.

"Namun tidak optimal karena jarak terlalu jauh, 13 Kilometer. Sehingga ada penurunan tekanan," jelasnya.

Salah satu cara untuk mengembalikan kapasitas produksi, lanjut Abd Rasyid, meng-upgrade Instalasi Pengolahan Air (IPA) melalui Program Nuwsp.

"Terjadi gangguan pada sistem filtrasi, pengendapan, hingga mulai banyak sedimentasi," paparnya.

Ia menambahkan, dibutuhkan biaya tinggi untuk optimalisasi IPA. Karena itu, PDAM Bangkalan menempuh program Nuwsp yang bersumber dari Kementrian PUPR itu.

"Saat ini sudah pada tahap verifikasi kedua. Kami diminta untuk merinci detil kebutuhan biaya ril," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved