Single Focus
Di Tangan Wiwied, Jajanan Jadul Jadi Lebih Kekinian
"Cake ini berangkat dari hobi saya membuat kue tradisional. Saya ingin mengemas jajan-jajan jadul menjadi lebih kekinian,"
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Ingin mencari jajanan masa kecil ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Kini semakin banyak tempat kuliner --kafe atau restoran-- yang menawarkan kudapan lawas ini.
Tentu tidak tampil layaknya masa lalu saat beli di kantin sekolah, pasar, tempat makan. Demi menarik penikmat kuliner, sekarang ini semakin banyak inovasi dilakukan dengan mengubah menjadi kue 'modern'. Meski sebenarnya, kue-kue ini masih berasa 'jadul'.
Ini pula yang coba ditawarkan Wiwied Rudiarti, owner The Fervent Kitchen, saat menghadirkan cake fusion dengan aneka rasa jajanan tradisional Nusantara.
"Cake ini berangkat dari hobi saya membuat kue tradisional. Saya ingin mengemas jajan-jajan jadul menjadi lebih kekinian. Akhirnya, saya membuat cake fusion dengan rasa jajanan pasar," ungkapnya, Sabtu (21/9).
Tempat kongkow yang berlokasi di Jalan Pucang Anom Timur II no 20 ini menawarkan sensasi mencicipi kue tradisional dalam balutan cake yang lembut.
Tak tanggung-tanggung, Wiwied menyajikan aneka rasa antara lain, kastengel, es doger, onde-onde, klepon, dan masih banyak lainnya. Ada juga rasa yang kekinian seperti, red velvet, milo, matcha, cokelat, black felvet, dan lain-lain.
Sebelumnya, lanjut Wiwied, telah ada resep yang tersebar. Namun, ia dan timnya memformulasikan untuk menghadirkan resep yang pas.
"Cake fusion di sini tidak memakai pengawet sehingga aman dikonsumsi. Umurnya juga nggak lama. Oleh karena itu, biasanya kami made by order. Untuk cake yang tersedia bisanya menunya kami rolling," papar Wiwied.
Pitasari, salah satu customer mengatakan bahwa cake fusion yang dihadirkan Fervent Kitchen terbilang unik.
"Saya pernah coba rasa klepon. Enak rasanya, benar-benar seperti makan klepon. Hanya saya dalam kemasan cake yang teksturnya lembut banget," katanya.
Meski dalam bentuk cake, Pitasari mengungkapkan, rasanya sama sekali tidak eneg, juga tidak terlalu manis.
"Pas rasanya. Cake ini bisa jadi opsi untuk mencicipi jajanan klepon yang biasanya ada di pasar," tuturnya.
Bahan fresh
Rian Y, chef The Fervent Kitchen mengakui, salah satu cake yang diminati memang cake rasa klepon. Rasa legit gula merah, parutan kelapa, dan harum pandan akan terasa begitu mencicipi kue ini. Tak ketinggalan, bola-bola klepon dihadirkan sebagai topping.
"Kami menggunakan bahan-bahan yang fresh. Mulai dari kelapa parut hingga fresh klepon. Pada bagian layer cake-nya juga ada brown sugar syrup," ungkap Rian.
Untuk harga, ia menambahkan, cake fusion ini dibanderol Rp 30.000-40.000 per slice dan mulai Rp 300.000 untuk per whole cake.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jajanan-lawas-rasa-kekinian.jpg)