Persebaya Surabaya
Liga 1 U-20 2019, Persebaya U-20 Jangan Merasa Terbebani
Bajul Ijo muda mematok kemenangan saat meladeni Bhayangkara FC U-20 di Stadion Jenggolo, Rabu (18/9/2019).
Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya U-20 tidak ingin menuai hasil buruk di babak 8 besar grup X Liga 1 U-20 2019.
Bajul Ijo muda mematok kemenangan saat meladeni Bhayangkara FC di Stadion Jenggolo, Rabu (18/9).
Pelatih Persebaya U-20 Uston Nawawi ingin menjadikan laga melawan Bhayangkara FC U-20 untuk menebus dua hasil buruk.
Namun, Persebaya U-20 jangan merasa terbebani harus menang.
Hasil imbang 1-1 atas PSS Sleman U-20 dan kalah 0-1 atas Persela U-20 membuat Persebaya U-20 berada di posisi tiga klasemen sementara grup x dengan 1 poin.
Bhayangkara FC U-20 berada di puncak klasemen grup X dengan 4 poin.
Diikuti Persela U-20 memiliki 4 poin, dan di posisi empat ada PSS Sleman dengan 1 poin.
"Kita masih ada empat pertandingan tersisa, satu kandang dan tiga tandang. Kita akan maksimalkan itu," tegas USton Nawawi.
Menghadapi Bhayangkara FC, Persebaya U-20 tidak ada pilihan memenangi lagi.
Jika seri atau kalah, maka peluang Bajul Ijo muda ke empat besar semakin berat.
Persebaya U-20 memiliki modal sebagai tuan rumah yang mendapat dukungan ribuan Bonek. Ini terbukti saat meladeni Persela Lamongan, Minggu (15/9/2019) lalu.
Ribuan Bonek memadati Stadion Jengolo Sidoarjo hingga meluber ke tepi lapangan.
Sementara, pelatih Bhayangkara FC U-20 Nova Ariyanto terlihat datang di Stadion Jenggolo, Sidoarjo menyaksikan laga Persebaya Surabaya U-20 vs Persela Lamongan U-20.
Dari hasil pengamatannya, Nova Ariyanto melihat Persebaya U-20 belum bisa memadukan pemain berstatus timnasnya dengan pemain lain.
Ada dua pemain Persebaya U-20 berstatus timnas U-19. Mereka ialah Rizky Ridho dan Brylian Aldama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/brylian-aldama-kanan-coba-melewati.jpg)