Berita Banyuwangi
Bulan ini Banyuwangi Gelar Savana Duathlon dan International Tour De Banyuwangi Ijen
Bulan ini Banyuwangi akan menggelar dua ajang sports tourism, yakni Savana Duathlon dan International Tour De Banyuwangi Ijen (ITdBI)
Penulis: Haorrahman | Editor: Cak Sur
Bulan ini ada Savana Duathlon dan International Tour De Banyuwangi Ijen
SURYA.co.id | BANYUWANGI - Bagi penggemar olahraga, bulan ini Banyuwangi akan menghadirkan beragam sports tourism.
Ada dua ajang sports tourism yang bakal digeber di Banyuwangi, yakni Savana Duathlon dan International Tour De Banyuwangi Ijen (ITdBI).
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan sports tourism telah menjadi bagian atraksi wisata Banyuwangi, khususnya untuk menggaet wisatawan pecinta olahraga. Banyuwangi sendiri memiliki banyak sports tourism berbasis olahraga lari dan bersepeda.
“Olahraga lari dan bersepeda ini peminatnya luas. Bukan hanya kalangan atlet profesional saja. Dua jenis olahraga ini punya pehobi berbasis komunitas yang solid dan merata di Indonesia,” kata Bupati Anas, Jumat (13/9/2019).
Kompetisi balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen digeber pada 25-28 September.
Sementara Banyuwangi Duathlon akan dilaksanakan 15 September. Banyuwangi Duathlon memadukan dua olahraga sekaligus, yaitu lari dan bersepeda.
“Ini pertama kalinya Banyuwangi menggelar duathlon, karena jenis olahraga ini mulai banyak digandrungi oleh kaum muda. Kami ingin olahraga ini menjadi genre olahraga baru yang menjadi bagian spors tourism daerah,” ujar Anas.
Para peserta Banyuwangi Duathlon ini akan berkompetisi lari dan bersepeda di area Taman Nasional Alas Purwo. Taman Nasional Alas Purwo adalah sebuah kawasan yang saat ini berstatus sebagai geopark nasional dan cagar biosfer dunia.
Taman nasional dengan luas 44.037 hektare ini memiliki banyak keindahan yang bisa dinikmati. Di antaranya terdapat keanekaragaman hayati dan budaya yang terdiri dari 700 flora, 50 jenis mamalia, 320 burung, 15 jenis amfibi serta 48 jenis reptil.
“Peserta bisa merasakan sensasi kompetisi lari, dan bersepeda dengan rute yang eksotis sambil menghirup oksigen yang terbersih di dunia,” kata Anas.
“Peserta akan diajak melintasi jalan-jalan dengan panorama pegunungan jati, hutan tropis yang penuh dengan flora dan fauna yang sangat indah. Ada banteng, burung merak, harimau dan banyak lagi,” imbuhnya
Kompetisi ini akan mengambil start dan finish di Taman Nasional Alas Purwo. Pada etape pertama, peserta akan mengawali perlombaan dengan berlari sejauh 6,4 kilometer. Start dari Pantai Pancur menuju Triagulasri sejauh 3,2 kilometer. Kemudian peserta akan kembali lagi ke Pancur dengan rute sejauh 3,2 kilometer.
Setelah itu, sambung Anas, peserta akan melanjutkan dengan kompetisi bersepeda sejauh 27 kilometer. Start dari Pantai Pancur menuju Rowobendo, pintu menuju Taman Nasional Alas Purwo sejauh 13,5 kilometer. Kemudian peserta kembali lagi ke Pantai Pancur.
Ajang sport tourism berikutnya yang tak kalah seru adalah International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI). Salah satu balapan bergengsi di Indonesia ini akan dilangsungkan 25-28 September. Event yang telah digelar ke sembilan kalinya ini bakal digelar dalam empat etape. Rute yang ditempuh sejauh 600 kilometer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/itdbi-2019.jpg)