Berita Gresik

Seperti Ini Duka Sang Ibunda Gadis 25 Tahun Korban Pembunuhan di Cafe Penjara Gresik

Ibu korban juga mengaku tidak punya firasat apa-apa saat putrinya pamit hendak menemui rekannya di Cafe Penjara.

SURYA.co.id | GRESIK - Hadryil Choirun Nisa'a (25), warga Dusun Ngering, RT 2 RW I Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, menjadi korban pembunuhan  di Cafe Penjara, Jalan Raya Cerme, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Ibunda Nisa, panggilan akrabnya, menuturkan jika putrinya itu janjian bertemu dengan rekannya di Cafe Penjara.

Sehingga ia tidak curiga kalau putri tercintanya akan dibunuh.

"Tidak curiga apa-apa. Kabarnya dia akan mengembalikan uang hutang. Kemudian janjian di kafe. Sehingga tidak curiga, tapi nyatanya dibunuh," kata ibundanya Nisa di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, Rabu (11/9/2019).

BREAKING NEWS - Perempuan 25 Tahun Dibunuh di Gresik, Pelaku Dikenal Dekat dengan Keluarga Korban

Ibu korban juga mengaku tidak punya firasat apa-apa.

"Saya juga tidak punya firasat apa-apa. Baru firasat tidak enak itu ketika saya WA (WhatsApp) hanya centang, biasanya cepat dibales," imbuhnya.

Ibunda Nisa juga mengaku kenal dengan pelaku pembunuhan SA.

"Pelaku juga teman bermain sejak kecil," katanya sedih.

Ibunda korban pembunuhan Hadryil Choirun Nisaa menunggui jenazah putrinya di di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, Rabu (11/9/2019).
Ibunda korban pembunuhan Hadryil Choirun Nisaa menunggui jenazah putrinya di di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, Rabu (11/9/2019). (surya.co.id/sugiyono)

Pamit Pergi ke Kafe Penjara

Kasus pembunuhan terjadi di wilayah Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Selasa (10/9/2019).

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved