Berita Sidoarjo

Pabrik Miras di Sidoarjo yang Digrebek Polisi Punya Omzet Rp50 Juta per Bulan

Omzetnya cukup besar. Setiap bulan pengelola pabrik miras di kecamatan Candi, kabupaten Sidoarjo ini rata-rata meraup sekitar Rp 50 juta.

Pabrik Miras di Sidoarjo yang Digrebek Polisi Punya Omzet Rp50 Juta per Bulan
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Polisi membeber tersangka dan sejumlah barang bukti hasil penggerebekan terhadap sebuah pabrik miras di Sidoarjo 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Terbongkarnya pabrik miras (minuman keras) di Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Sidoarjo ternyata berawal dari pengakuan sejumlah penjual miras di Kota Delta.

Berulang kali digelar razia miras di sejumlah wilayah, beberapa penjual mengaku kulakan dari orang yang sama. Polisi kemudian menelusuri tempat penjualan itu.

"Dari sana kemudian ditemukan rumah yang dipakai memproduksi minuman keras jenis arak tersebut," ungkap Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Selasa (10/9/2019).

Setelah dipastikan bahwa tempat itu memang pabrik arak, polisi pun mengerebeknya. Dua tersangka dan sejumlah barang bukti diamankan petugas dari lokasi penggerebekan ini.

Dalam pemeriksaan, para tersangka mengaku sudah menjalankan bisnis haram ini sejak Februari 2019 lalu. Sejak saat itu mereka memproduksi arak di Sidoarjo dan mengedarkannya di Kawasan Sidoarjo dan sekitar.

Omzetnya cukup besar. Setiap bulan pengelola pabrik miras ini rata-rata meraup sekitar Rp 50 juta.

"Iya, sekitar itu (omzetnya)," jawab tersangka di sela menjalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo.

Dua tersangka itu adalah Novi Setiawan (36), dan Puji Erdianto (28), keduanya warga Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Tuban. Mereka sengaja memilih rumah yang jauh dari penduduk untuk memproduksi arak.

Ilmu dan cara memproduksi arak didapat mereka dari daerah asal. Diketahui, keduanya memang dari daerah yang merupakan basis peredaran Arak di Tuban.

Polisi Gerebek Pabrik Miras di Sidoarjo, Pemilik Jalankan Bisnis Haram Itu Sejak Februari 2019

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved