Kronologi Bocah 2 Tahun Disiksa & Disundut Rokok Ayah Tiri hingga Tewas, Ibu Korban Juga Dibekuk

Kronologi bocah 2 tahun disiksa dan disundut rokok oleh ayah tiri hingga tewas, di Langkat, Sumatera Utara. Polisi juga bekuk ibu korban.

Editor: Tri Mulyono
Antara Sumut/Istimewa
Camat Salapian Sinar Sembiring ikut menyaksikan penemuan mayat anak tiri yang dianiaya ayah tirinya hingga meninggal dunia. 

Kronologi bocah 2 tahun disiksa dan

disundut rokok ayah tiri hingga tewas

Polisi juga bekuk ibu korban....

---

SURYA.CO.ID, MEDAN - Muhammad Ibrahim Ramadan alias Akil usia 2 tahun 3 bulan tewas diduga dianiaya ayah tirinya.

Jenazahnya ditemukan setelah warga mencium bau tidak sedap dari perkebunan karet Dusun I Desa Panco Warno Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Temuan mayat itu dibenarkan Camat Salapian Sinar Sembiring, di Salapian, Kamis (5/9/2019).

Viral Video Bu Guru Astiah Dikeroyok Wali Murid saat Ngajar, Ini Kronologi dan Kondisi Terakhirnya

Update Pesta Syahwat 2 Wanita lawan 1 Pria di Serang Banten Sudah Siap Berhubungan Badan, Merana

Menurut informasi yang dihimpun peristiwa tewasnya korban Muhammad Ibrahim Ramadhan alias Akil ini diduga karena penganiayaan berat yang dilakukan pelaku yang merupakan ayah tiri korban antara 19-25 Agustus 2019.

Dimana pelaku yang melakukan penganiayaan ini Riki Ramadhan Sitepu, (30) warga Desa Sei Tembuh Kelurahan Pekan Kuala Kabupaten Langkat.

Dari keterangan yang didapat pada Senin (19/8) hingga Minggu (25/8) 2019, pelaku melakukan kekerasan kepada korban dengan cara memukul di bagian bahu, kaki, tangan, pantat korban.

Pelaku juga menyundut rokok di bagian tangan, kuping, bahu serta memasukan korban ke dalam goni serta digantung di luar gubuk.

Akibat penganiayaan yang dilakukan terhadap korban Muhammad Ibrahim Ramadan Als Akil meninggal dunia lalu dikuburkan oleh pelaku Riki Ramadan beserta istrinya di bawah lereng bukit..

Warga sekitar rupanya melihat keganjilan karena sudah lima hari ini anak tersebut tidak terlihat bermain.

Kemudian karena merasa curiga, Bhabinkamtibmas Bripka Ramidi bersama Babinsa dan warga mendatangi tempat tinggal berupa gubuk keluarga tersebut yang berada di kebun karet.

Namun setelah tiba di gubuk tersebut tidak ditemukan pemiliknya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved