Lapor Cak

Mahasiswa Unair Keluhkan Bau Menyengat Dari TPS di Jl Srikana

Mahasiswa Fakultas Vokasi Unair mengeluhkan bau tak sedap yang timbul dari tempat pembuangan sampah di Jl Srikana.

Mahasiswa Unair Keluhkan Bau Menyengat Dari TPS di Jl Srikana
surabaya.tribunnews.com/christine ayu nurchayanti
Tempat pembuangan sampah di Jl Srikana Surabaya yang lokasinya ada di tengah pemukiman dan berdekatan dengan kampus Universitas Airlangga, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Nur Hidayah, mahasiswi Ilmu Budaya Universitas Airlangga berjalan menuju gerbang Fakultas Vokasi Universitas Airlangga dari Jalan Srikana, Kamis (29/8).

Sesekali, ia tampak menutupi hidung. Kepada wartawan Surya, Hidayah mengatakan bahwa ia sedikit terganggu dengan bau tak sedap yang berasal dari tumpukan sampah di area TPS Srikana.

TPS tersebut berlokasi di seberang gerbang Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. Jarak yang dekat membuat aroma tak sedap kerap tercium oleh pengguna jalan, termasuk mahasiswa yang melintas.

"Gerbang ini satu-satunya pintu masuk terdekat bagi mahasiswa pejalan kaki yang rumahnya atau rumah kosnya di Jalan Srikana," ungkap Hidayah.

Ia mengatakan, bau dari tumpukan sampah tersebut tergolong menyengat sehingga kerap membuatnya tidak nyaman.

"Belum lagi kalau ada truk pengangkut sampah yang keluar masuk yang membuat kami harus menunggu," ungkapnya.

Di sana, lanjutnya, merupakan permukiman yang padat penduduk. Sampah di TPS tersebut dapat menimbulkan masalah kesehatan.

"Harapannya, semoga ada lahan lain supaya TPS-nya bisa dipindah," ungkap Hidayah.

Hal serupa juga diungkapkan Miranda Avisca, mahasiswi Studi Kejepangan Universitas Airlangga. Ketika melintasi tempat itu, Miranda mengatakan selalu mempercepat langkahnya.

"Baunya memang menganggu sih. Apalagi kalau musim hujan malah lebih parah lagi baunya, belum lagu kalau becek," ungkapnya.

Dulu, ketika awal menjadi mahasiswi baru 2015, Miranda mengaku sangat terganggu. Namun semakin lama ia mengatakan. Menjadi lebih terbiasa.

"Selain dekat kampus, TPSnya juga dekat tempat tinggal masyarakat. Anak-anak juga sering main di situ, pasti ini nggak baik untuk kesehatan mereka," paparnya.

Seperti Hidayah, Miranda pun berharap ada relokasi TPS yang lebih strategis

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved