Berita Entertainment
Roy Marten Masih Rasakan Sakit Seusai Perceraian Gisel dan Gading, Singgung Soal Keluarga Bahagia
Roy Marten Masih Rasakan Sakit Seusai Perceraian Gisel dan Gading, Singgung Soal Keluarga Bahagia
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Musahadah
SURYA.co.id - Roy Marten akui masih merasakan sakit mengingat perceraian yang terjadi antara anaknya, Gading Marten dan Gisella Anastasia pada akhir Januair 2019 lalu.
Meski sekarang Roy Marten sudah tampak lebih ikhlas, namun rasa sakit dan ketidakpercayaan itu rupanya masih bersarang di hatinya.
Bahkan, dalam wawancaranya di program Alvin & Friends, suami dari Anna Maria itu sempat mengungkit tentang keluarga bahagia.
• Nia Ramadhani Marah Anaknya Buang-buang Uang, Jessica Iskandar Sindir Tiket Pesawat Rp 600 Juta
• Reaksi Titi Kamal Saat Ada Penonton Kesurupan Usai Tonton Film Makmum di Malaysia, Sebut 3 Kata ini
• Seusai Digoyang Video Panas, Hotman Paris Dituduh Pakai Narkoba, Andar: Lihat Keringatnya Itu!
Dalam wawancara yang bertempat di kediaman Roy Marten, Senin (19/8/2019) itu, Alvin, selaku pembawa acara sempat menanyakan tentang cara aktor kawakan itu melihat sebuah kegagalan.
Terutama kegagalan dalam membina hubungan, seperti yang dialami oleh anaknya sendiri.
"Kita berbicara kegagalan ya, kegagalan akhirnya dialami oleh putra tercinta, nah melihat kegagalan tersebut seperti apa?" tanya Alvin Adam, selaku pembawa acara.
"Mungkin perbedaannya adalah punya cita-cita yang berbeda, ketika pasangan kita punya mimpi yang berbeda, saya kira begitu, atau apa ya?" ungkap Roy Marten.
"Hanya mereka yang tahu," sahut Anna Maria.
Roy menambahkan bahwa kehidupan pribadi antara Gading dan Giselle merupakan sebuah rahasia, dan hanya yang bersangkutan yang mengetahui.
"Hanya mereka yang tahu saya kira," ungkap Roy.
Anna Maria sebagai sosok ibu, mengungkapkan bahwa Gading dan Giselle tak pernah menceritakan permasalahan keluarga kepada orang tua.
"Soalnya mereka juga nggak pernah bercerita," ungkap Anna.
Hal yang paling membuat perasaan orang tua hancur adalah ketika melihat keluarga yang bahagia tapi memutuskan untuk berpisah.
"Mereka yang ngalamin, itu hidupnya Gading begitu, apakah kita sedih? Pasti kita sedih, bahwa ada sebuah keluarga yang kita lihat bahagia tiba-tiba hancur," ungkap Roy.
Namun sebagai orang tua, Roy Marten merasa tak berhak ikut campur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/roy-marten-masih-rasakan-sakit-seusai-perceraian-gisel-dan-gading-singgung-soal-keluarga-bahagia.jpg)