Minggu, 10 Mei 2026

Dirjen Hortikultura Tinjau Stok Bibit Bawang Putih di Puspa Agro Sidoarjo

PT Puspa Agro melakukan pengadaan bibit/benih bawang putih, yang hingga akhir tahun 2019 ini diproyeksi mencapai 780 ton.

Tayang:
ist
Dirjen Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto (ketiga dari kiri) bersama Abdullah Muchibuddin, Direktur Utama PT Puspa Agro (kedua dari kiri) saat melakukan peninjauan di gudang pembibitan bawang putih di Puspa Agro, Kamis (15/8/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Manajemen PT Puspa Agro mulai menunjukkan kontribusinya dalam mendukung upaya pemerintah Provinsi Jatim untuk swasembada bawang putih, yang pada gilirannya mengikis ketergantungan impor komoditas itu secara nasional.

Kontribusi konkret itu dibuktikan dengan pengadaan bibit/benih bawang putih, yang hingga akhir tahun 2019 ini diproyeksi mencapai 780 ton.

Kesiapan Puspa Agro mendukung program swasembada bawang putih ini menarik perhatian Dirjen Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto hadir meninjau beberapa ruang penyimpanan bibit bawang putih produksi Puspa Agro.

"Terhitung sejak awal Mei lalu, Puspa Agro kini memiliki stok sekitar 180 ton benih bawang putih jenis lumbu hijau. Stok sebanyak itu disimpan di ruang pendingin di zona cold storage di kawasan Puspa Agro," jelas Abdullah Muchibuddin, Direktur Utama PT Puspa Agro, dalam rilisnya, Kamis (15/8/2019).

Jumlah stok bibit bawang putih itu, akan terus bertambah sesuai dengan budi daya di lahan yang dikembangkan Puspa Agro.

Dalam kunjungannya, Prihasto Setyanto, tidak hanya memasuki beberapa ruang penyimpanan bibit bawang putih di Puspa Agro. Pria asal Sumenep ini juga meneliti isi beberapa karung bawang putih. Bakan ia sempat mengambil beberapa biji bibit bawang putih, lalu mengupasnya untuk menguji kualitasnya. Pria tegap ini juga memberikan banyak masukan agar ke depan pengadaan bibit bawang putih tetap memperhatikan kualitas.

“Kalau bibitnya bagus kualitasnya, budi dayanya insya Allah juga bagus. Karena itu, tolong masalah kualitas bibit terus dipantau dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Abdullah Muchibuddin, menambahkan, proses pengadaan bibit bawang putih dilakukan melalui kerja sama dengan para petani di Jatim yang terhimpun dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

"Puspa Agro akan terus mengembangkan produksi bibit bawang putih ini. Selain membantu para petani untuk melakukan budi daya, ke depan diharapkan memberikan kontribusi lebih optimal dalam upaya swasembada bawang putih di Jatim," tandas Muchibuddin.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved