Persebaya Surabaya
Hadang Bus Pemain Persebaya, Bonek Bentangkan Banner bertulisan 'Jangan Takut Main di Malang'
Bus pemain Persebaya Surabaya dihadang Puluhan Bonek di pintu keluar Stadion Gelora Bung Tomo.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto.
SURYA.co.id | SURABAYA - Puluhan Bonek menghadang bus pemain Persebaya Surabaya, usai tim kebanggaannya gagal menang dalam laga pekan ke-13 Liga 1 2019, usai di tahan imbang 2-2 oleh Madura United, Sabtu (10/8/2019) malam.
Bus pemain Persebaya Surabaya dihadang di pintu keluar Stadion Gelora Bung Tomo.
Dalam aksi penghadangan tersebut, Bonek menyuarakan agar Persebaya bisa bangkit setelah untuk sekian kalinya gagal memetik poin penuh di laga kandang.
Selain itu, Bonek juga membentangkan banner bertulisan "Jangan Takut Main di Malang". Hal itu tersebut dilakukan Bonek karena Persebaya Surabaya akan menghadapi Arema FC.
Laga Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC akan berlangsung dalam laga pekan ke-14 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 15 Agustus mendatang.
340 Hari di Persebaya, Djanur Catat 21 Kemenangan, tapi Gagal Kalahkan Arema
Sementara itu, Persebaya Surabaya pada Sabtu (10/8/2019) memustuskan memecat pelatih kepala Djadjang Nurdjaman.
Keputusan tersebut muncul setelah pertandingan Persebaya vs Madura United pada pekan k-13 Liga 1 2019 berakhir imbang 2-2.
Hasil tersebut menjadi laga terakhir bagi Djanur.
Manajemen tentunya tak puas dengan kinerja Djanur setelah Persebaya hanya sekali menang dalam tujuh laga terakhir di Liga 1.
Persebaya pun kemudian kesulitan bersaing dalam perebutan gelar juara.
Tim berjulukan Bajul Ijo tersebut terlempar ke peringkat ke-7 klasemen Liga 1.
Saat ini, Persebaya mengoleksi 18 poin dari 13 laga.
"Evaluasi ini sudah disampaikan beberapa laga sebelumnya," kata Manajer Persebaya Candra Wahyudi, dilansir situs resmi klub.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bus-pemain-persebaya-surabaya-dihadang-bonek-di-pintu-keluar-stadion-gelora-bung-tomo.jpg)