PKB Jawa Timur: Pemilihan Sekjen Terserah Cak Imin
DPW PKB Jawa Timur menyerahkan sepenuhnya pemilihan Sekretaris Jenderal kepada ketua umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menyerahkan pemilihan Sekretaris Jenderal (Sekjen) kepada Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.
Sejauh ini, PKB Jatim baru merekomendasikan dukungan untuk ketua umum saja, yakni mendukung Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin.
"Soal (pemilihan) Sekjen, menjadi hak prerogratifnya Ketua Umum terpilih selaku mandataris," kata Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim, Fauzan Fuadi kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (9/8/2019).
Menurutnya, Sekjen merupakan jabatan vital di pucuk pimpinan partai.
Sekjen harus bisa menerjemahkan berbagai pemikiran Ketua Umum sekaligus mengawal prioritas partai.
Oleh karena itu, figur Sekjen hanya bisa dipilih oleh Ketua Umum.
"Yang pasti, Ketua Umum dan Sekjen, kami ibaratkan seperti pasangan suami-istri," katanya mengumpamakan.
Tak hanya itu, PKB Jawa Timur juga membeberkan beberapa kriteria lain figur Sekjen.
Di antaranya, memiliki kemampuan manajerial yang memumpuni, administrator yang baik, dan dapat setiap waktu membantu Ketua Umum mengurus partai.
"Termasuk, memiliki track record yang baik," kata Fauzan yang juga menjadi Anggota DPRD Jatim terpilih periode 2019-2024 ini.
Tak hanya itu, Ketua Umum nantinya juga bisa menentukan kriteria lain.
Mulai dari latar belakang organisasi, asal-usul kedaerahan, hingga aspek tambahan lainnya.
"Sepenuhnya kami serahkan kepada Ketua Umum," katanya.
Sedangkan untuk jabatan Ketua Umum, PKB Jatim bersama pengurus di 38 Kabupaten/Kota se-Jatim telah solid mendukung kembali Cak Imin.
Fauzan bahkan menyebut bukan hanya Jatim, mayoritas pengurus se-Indonesia juga mendukung kepemimpinan Cak Imin kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/muhaimin-iskandar-kabinet-maju-adil-makmur-jokowi-prabowo.jpg)