Berita Tulungagung
Waspada, Pengedar Sabu kini Menyasar Para Sopir Truk, Terungkap di Polsek Tulungagung
Selama ini sopir angkutan umum, seperti bus dan angkutan antarkota lainnya kerap menjadi sasaran tes urine.
Penulis: David Yohanes | Editor: Parmin
SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Selama ini sopir angkutan umum, seperti bus dan angkutan antarkota lainnya kerap menjadi sasaran tes urine.
Dan selama beberapa kali tes, tidak ada sopir maupun kenduktur dan kernet yang positif narkoba.
Namun ternyata, pengedar sabu-sabu selama ini justru menyasar sopir truk angkutan barang.
Hal ini diungkapkan satu dari tiga mengedar sabu-sabu yang ditangkap Polsek Tulungagung, Aklis Sadewo (25), warga Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan.
“Tersangka Aklis mengakui, sudah setahun lebih menjual sabu-sabu kepada para sopir truk,” terang Kapolsek Tulungagung, Kompol Rudi Purwanto, Senin (5/8/2019).
Selama ini para sopir truk belum menjadi sasaran tes urine rutin yang dilakukan pihak terkait.
Atas temuan ini, Rudi akan melaporkan ke pimpinan, agar menjadi catatan .
Diharapkan ke depan ada koordinasi dengan Dinas Perhubungan, untuk melakukan tes urine pada sopir truk.
“Mungkin bisa dilakukan lewat razia atau mendatangi pangkalannya, kemudian dites narkoba,” ujar Rudi.
Masih menurut Rudi, sabu-sabu dijadikan sebagai dopping oleh para sopir.
Narkotika berbentuk kristal ini bisa membuat para sopir lebih bersemangat, konsentrasi tinggu dan dan penuh tenaga.
Narkotika ini bisa membuat tahan ngantuk, sehingga mereka kuat mengedarai truk jarak jauh.
“Indinya untuk doping stamina. Ini bisa berbahaya, karena bisa memicu kecelakaan lalu lintas,” tegas Rudi.
Sementara Aklis mengaku mendapatkan barang dari kakaknya, Ma’mun Diffa Putra (35).
Ma’mun juga sudah ditangkap dan menjalani proses hukum di Satreskoba Polres Tulungagung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kapolsek-tulungagung-kompol-rudi-purwanto-senin-582019.jpg)