Breaking News:

Grab Indonesia Bangun Grab Lounge di Terminal Purabaya Untuk Mengurai Kesemrawutan

Grab Indonesia meluncurkan fasilitas Grab Lounge di kawasan terminal Purabaya di Bungurasih, Sidoarjo, untuk mengurai kemacetan yang kian parah.

surabaya.tribunnews.com/m taufik
Grab Lounge yang dibangun Grab Indonesia di kawasan terminal Purabaya, Sidoarjo. 

SURYA.co.di | SIDOARJO - Grab Indonesia meluncurkan fasilitas Grab Lounge di kawasan terminal Purabaya di Bungurasih, Sidoarjo,  Senin (5/8/2019).

Di Indonesia, inilah Grab Lounge pertama yang dibangun di sekitar terminal bus. 

Tahun 2020 nanti, baru akan ada lagi di terminal bus lainnya.

"Ya, untuk terminal bus, ini merupakan yang pertama di Indonesia. Tahun 2020 nanti, baru akan ada 4 lokasi lain," jawab Igel Zibriel, VP of Business Development Grab Indonesia.

Beda dengan Bandara yang sejauh ini terhitung sudah ada 15 Grab Lounge di Indonesia. Pertama di Soekarno-Hatta, kemudian di bandara lain di Jawa dan luar Jawa.

"Ini merupakan inovasi kami untuk mitra dan pengguna Grab. Serta untuk membantu mengurangi kemacetan di kawasan terminal," sebutnya.

Di tempat itu, bagian depan merupakan lounge untuk pengguna menunggu. Kemudian di belakang ada area luas yang menjadi lokasi parkir taksi dan ojek Grab.

Area tersebut juga dilengkapi tempat istirahat dan berkumpul para driver, plus dilengkapi dengan bengkel, tempat potong rambut, cafe, mushola, dan sebagainya.

"Semacam tempat mangkal premium," tukas Igel.

Polisi Minta Taksi dan Ojek Online Tak Mangkal Sembarangan

Namun semua order tetap melalui aplikasi. Pengguna bisa jalan dari terminal ke area lounge, atau dari bus antarkota bisa turun langsung di depan lounge karena tempat ini berada di pinggir jalan sebelum pintu masuk terminal Purabaya.

Dalam penyediaan fasilitas ini, Grab bekerjasama dengan PT Alfath Mulia Jaya. "Kami menyediakan lahan, tempat, dan mengelolanya," ujar Ahmad Roni Wahyudi, Direktur Alfath Mulia Jaya pada kesempatan yang sama.

Untuk memanfaatkan semua fasilitas itu, mitra grab tidak perlu bayar. Hanya wajib menjadi member dengan biaya Rp 50.000 ojek dan Rp 100.000 untuk taksi. Member tersebut berlaku selama tiga bulan.

"Dengan menjadi member, mitra grab bisa memanfaatkan semua fasilitas yang ada. Setiap hari selama 24 jam," kata Roni.

Di seputaran terminal Purabaya, dari hitung-hitungan yang dilakukan, setiap hari ada sekitar 2.000 motor ojek online dan sekitar 300 mobil taksi online beroperasi di sana.

Jadi wajar kalau kerap terlihat semrawut dan banyak parkir sembarangan di pinggir-pinggir jalan lantaran belum ada tempat mangkal untuk mereka. "Setelah ini, semoga semua bisa lebih tertib," harapnya.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved