Berita Kediri
Musim Kemarau, Ini Penyakit yang Sering Menyerang Hewan Ternak dan Perlu Diwaspadai
Dari hasil pendataan jumlah sapi di Kota Kediri sebanyak 3.550 ekor. Paling banyak di Kecamatan Pesantren 2.000 ekor
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | KEDIRI - Kota Kediri menggelar Apel Ternak yang diikuti sekitar 105 ekor sapi.
Sapi yang mengikuti apel ditata berderet di Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Rabu (31/7/2019).
Kegiatan Apel Ternak ini dilakukan untuk menyukseskan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab).
Dari hasil pendataan jumlah sapi di Kota Kediri sebanyak 3.550 ekor.
Paling banyak di Kecamatan Pesantren 2.000 ekor, Kecamatan Mojoroto sebanyak 1.000 ekor dan Kecamatan Kota 550 ekor.
Sementara drh Pujiono, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri menjelaskan ada beberapa penyakit yang perlu diwaspadai selama musim kemarau, salah satunya penyakit mata.
Sedangkan penyakit reproduksi pada sapi betina seperti, kesulitan melahirkan dan tidak bisa hamil.
“Faktornya bisa dari sapinya, obat atau peternaknya. Misalnya laporannya terlambat, itu juga bisa mempengaruhi,” ungkapnya.
Wali Kota Kediri yang diwakili Enny Endarjati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan mengatakan, meski Kota Kediri memiliki lahan pertanian yang terbatas.
Namun Pemerintah Kota Kediri telah berupaya meningkatkan produksi peternakan, khususnya meningkatkan populasi sapi atau kerbau.
Hal itu sesuai yang dicanangkan Kementerian Pertanian sejak 2017 yaitu program Upsus Siwab.
Sehingga juga melaksanakan program Upsus Siwab secara gratis kepada masyarakat peternak sapi atau kerbau.
Sedangkan sasarannya masyarakat peternak sapi.
"Atas perintah Bapak Walikota untuk bersinergi terutama masyarakat peternak dan juga koperasi untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Pemkot Kediri telah berupaya melaksanakan pelayanan terpadu peternakan secara gratis.
Di antaranya, program kawin suntik, penanganan gangguan reproduksi dan pengobatan ternak sakit yang dilaksanakan di setiap kelurahan.
Selain itu untuk hewan kecil dan hewan kesayangan, Pemerintah Kota Kediri sudah menyediakan tempat pelayanan pengobatan berupa Puskeswan atau Klinik Bewan dengan tenaga dokter hewan yang siap melayani setiap saat.
“Apel Ternak ini merupakan bentuk pelayanan kami bagi masyarakat dan gratis. Dengan mengumpulkan ternak sapi pada satu lokasi petugas bisa melakukan pemeriksaan kondisi sapi dan tindak lanjut sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Kegiatan Apel Ternak dibagikan juga 2 ekor kambing sebagai door prize. Ada 7 ekor sapi yang memenuhi syarat menjadi nominator.
Selanjutnya dipilih 2 ekor sapi yang peternaknya mendapat door prize kambing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kegiatan-apel-ternak-diikuti-105-ekor-sapi-yang-digelar.jpg)