Berita Surabaya

Manajemen Minta Harga Tiket KBS Masuk Dinaikan, Begini Jawaban DPRD Surabaya

manajemen PT Kebun Binatang Surabaya berharap ada dukungan DPRD Kota Surabaya agar menaikkan tiket masuk KBS

Manajemen Minta Harga Tiket KBS Masuk Dinaikan, Begini Jawaban DPRD Surabaya
surabaya.tribunnews.com/Ahmad Zaimul Haq
Warga menikmati liburan di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Selasa (1/1/2019). Libur tahun baru sekaligus libur terakhir bagi siswa sekolah membuat KBS dibanjiri pengunjung. Pihak KBS menargetkan tahun ini 60 ribu pengunjung, kemungkinan akan meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 52 ribu pengunjung. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

SURYA.co.id | SURABAYA - Berkali-kali manajemen PT Kebun Binatang Surabaya berharap ada dukungan DPRD Surabaya agar menaikkan tiket masuk Kebun Binatang Surabaya (KBS). Manajemen KBS menganggap tiket masuk Rp 15.000 sudah terlalu murah.

"Sebaiknya tidak usah menaikkan tiket masuk KBS karena ini sensitif menyangkut psikologis masyarakat. Lebih baik cari solusi lain menaikkan pendapatan tidak dengan menaikkan tiket masuk," kata Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Reni Astuti, Rabu (31/7/2019). 

Sebelumnya Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS meminta persetujuan DPRD Surabaya agar menyetujui rencan kenaikan tiket masuk. Saat ini, harga tiket masuk KBS Rp 15.000 ini sudah bebas melihat aneka satwa seluruh koleksi KBS.

Hanya beberapa spot di dalam KBS hang dikenakan tarif berbayar lagi, itu pun tidak mahal.

Salah satu yang dikenakan berbayar adalah di wahana naik gajah atau memberi makan gajah. 

Tarif tiket untuk masuk ke tempat konservasi satwa itu sudah berjalan lebih dari tujuh tahun.

Manajemen menghendaki ada penyesuaian tarif tiket masuk karena KBS yang baru saja mendapat tambahan koleksi bayi gajah Sumatera itu.

KBS menilai sudah saatnya tarif tiket naik

DPRD menyarankan agar memberlakukan tiket berbayar pada spot-spot tertentu.

Langkah ini bisa meningkatkan pendapatan KBS.

Atas saran ini, Direktur PDTS KBS Choirul Anwar saat dikonfirmasi mengakui bahwa menaikkan tiket memang kurang populis.

"Kami sudah menyiapkan inovasi di bidang food and beverage. Kami akan tawarkan untuk masing-masing dengan sasaran kelas berbeda. Tunggu saja," ucap Anwar.

KBS menjadi tempat rekreasi kerakyatan yang paling  banyak diminati masyarakat.

Tahun lalu pengunjung KBS mencapai 2,3 juta pengunjung dari target 2 juta pengunjung.

"Tahun ini ditargetkan 2,5 juta pengunjung," pungkasnya.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved