Sepeda Wdnsdy Resmi Dukung Tim UCI Continental, Customs Cycling Indonesia

Dengan kerja sama baru ini, sepeda Wdnsdy akan berkiprah di lomba-lomba paling bergengsi di Indonesia dan Asia.

Sepeda Wdnsdy Resmi Dukung Tim UCI Continental, Customs Cycling Indonesia
surya.co.id/istimewa
Azrul Ananda (keenam dari kiri) dan John Boemihardjo (paling kanan) bersama para atlet cycling tim berstatus UCI Continental, Customs Cycling Indonesia (CCI) usai penandatanganan kerjasama sponsorship di Wednesday Cafe, Surabaya, Kamis (25/7/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Merek sepeda performance Indonesia, Wdnsdy (baca: Wednesday), terus melebarkan kiprah di arena balap internasional.

Setelah mendukung tim profesional di Amerika Serikat, kini perusahaan asal Surabaya itu juga menjadi sponsor dari tim berstatus UCI Continental, Customs Cycling Indonesia (CCI).

Dengan kerja sama baru ini, sepeda Wdnsdy akan berkiprah di lomba-lomba paling bergengsi di Indonesia dan Asia.

Sekaligus mendukung atlet-atlet cycling Indonesia untuk meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional.

Untuk 2019 dan 2020 nanti, para pembalap CCI akan berlaga menggunakan dua produk andalan Wdnsdy. Yaitu AJ1 dan AJ62.

Keduanya sudah bersertifikasi UCI (Union Cycliste Internationale), sehingga boleh berlaga di ajang-ajang paling bergengsi dunia.

“Sudah lama kami ingin bermitra dengan tim balap profesional Indonesia. Apalagi kami sudah punya pengalaman men-support tim di Amerika, dan memenangi banyak lomba di sana. Sekarang kesempatan itu tiba. Sekarang, merek performance asal Indonesia juga ikut mendukung prestasi atlet profesional Indonesia,” kata Azrul Ananda, salah satu founder PT Sepeda Wdnsdy Indonesia.

Azrul mengawali Wdnsdy bersama John Boemihardjo pada 2017 karena rasa penasaran.
Mereka ingin Indonesia punya brand sepeda yang fokus pada performance, dibuat dengan bahan karbon terbaik, oleh factory yang sama dengan merek-merek terkondang dunia.

Sepeda AJ1 (AJ singkatan dari Azrul dan John) sudah berkiprah di Amerika Serikat sejak 2018, dibesut oleh pembalap tim profesional perempuan Point S-Nokian.

Mengikuti lomba-lomba paling bergengsi di sana, termasuk Colorado Classic dan kejuaraan nasional Amerika Serikat.

Sedangkan CCI Team sudah eksis di dunia balap nasional sejak 2003. Berbasis di Jawa Tengah, tim ini sebelumnya dikenal dengan nama CCC.

Mulai 2017, CCI Team naik kelas menjadi tim dengan status UCI Continental.

Sehingga berhak mengikuti kalender internasional UCI.

Antara lain lomba terbesar di Asia Tenggara, Tour de Langkawi di Malaysia, yang mereka ikuti pada awal 2019 lalu.

Berbagai prestasi sudah diraih CCI Team. Berbagai kemenangan diraih di tingkat nasional.
Sedangkan di arena internasional, antara lain menjadi pemenang Stage 2 dan 5 Asia Team di Tour de Langkawi 2019.

“Saat tampil di Tour de Iskandar Johor 2019, di Stage 3 tim kami berhasil masuk top ten. Mengalahkan tim-tim asal Malaysia, Jepang, Filipina, dan Tiongkok,” kata Mohammad Ircham, manager CCI Team.

Menurut jadwal, pada separo akhir 2019 ini CCI Team akan berlaga di beberapa lomba bergengsi lain.

Misalnya Tour de DMZ 2019 di Korea, Tour of Xingtai 2019 di Tiongkok, dan Jelajah Malaysia 2019.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved