Ada 20 Pelajar dan Mahasiswa di Tulungagung Terjangkit HIV, Perilaku LSL Turut Berperan

Kata Ifada, perilaku laki-laki seks laki-laki (LSL) turut menyumbang angka ini. "LSL itu kan bisa antara laki-laki dengan waria atau dengan laki-lak

Ada 20 Pelajar dan Mahasiswa di Tulungagung Terjangkit HIV, Perilaku LSL Turut Berperan
Shutterstock/Michael Jung
ilustrasi HIV 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Jumlah pelajar dan mahasiswa di Tulungagung yang mengidap HIV semakin mengkhawatirkan. 

Menurut Pelaksana Program Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Tulungagung, Ifada Nur Imaniar, ada 20 orang penderita HIV dari kalangan pelajar dan mahasiswa di Tulungagung.

"Temuan yang terbaru berusia 19 tahun dan 22 tahun," ungkap Ifada, Senin (22/7/2019).

Diakui Ifada, perilaku laki-laki seks laki-laki (LSL) turut menyumbang angka ini.

Menurutnya, perilaku LSL di Tulungagung cukup marak.

Misalnya saja, dari kalangan waria ada 28 kasus HIV.

"LSL itu kan bisa antara laki-laki dan waria, atau laki-laki dengan laki-laki," sambung Ifada.

Ifada meyakini, angka yang sebenarnya jauh lebih besar.

Perempuan yang juga bekerja sebagai psikolog ini mengatakan, perilaku LSL memang tidak lepas dari konstruksi psikologis sejak anak.

Misalnya anak laki-laki tumbuh tanpa sosok ayah, atau tidak punya figur ayah yang bisa memberikan kasih sayang.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved