Sabtu, 2 Mei 2026

Peristiwa Langka! Penyu Hijau Berkepala Dua Ini Baru Saja Menetas

Baru menetas, bayi penyu hijau berkepala dua ini muncul. Dipastikan hidupnya tak akan lama.

Tayang:
Editor: Adrianus Adhi
coconuts.co/facebook
Bayi Penyu Hijau Berkepala Dua Ditemukan di Pulau Mabul, Sabah 

Surya.co.id - Para pekerja di area konservasi di Pulau Mabul, area pantai timur berada didekat Semporna, terkejut ketika melihat bayi penyu hijau berkepala dua baru saja menetas. 

Scuba Junkie, memiliki tempat konservasi yang bernama SJ SEAS, juga memiliki lokasi penetasan telur penyu di pulau tersebut dan masih beroperasi hingga sekarang. Penyu hijau berkepala dua itu adalah salah satu dari 93 kura-kura yang baru lahir.

Kepada Free Malaysia Today, Mohd Khairuddin RImanketua dari SJ SEAS mengatakan bahwa dalam 13.000 angka kelahiran dan juga pembebasan hewan-hewan tersebut ke lautan,namun belum pernah ada hewan dengan kondisi langka ini.

Semua penyu yang baru menetas akan dirawat dan kemudian dilepaskan kembali ke laut. Namun melihat kondisi bayi penyu satu ini, pihak Scuba Junkies SEAS mengatakan, "Setelah berkonsultasi dengan Departemen Satwa Liar dan dokter hewan dari Unit Penyelamatan Satwa Sabah, maka diputuskan bahwa penetasan harus ditransfer ke Pusat Rehabilitasi Penyu Mabul kami untuk perawatan dan pengamatan sebelum keputusan lebih lanjut dibuat,” ucap pihak Scuba Junkie SEAS.

Ahli biologi kelautan dan juga manajer di SJ SEAS mengatakan bahwa, tiap kepala penyu itu mampu bernafas dengan normal dan dapat bereaksi dengan rangsangan yang berbeda.

"Hal ini menarik sekali, Kepala kanannya mampu mengendalikan sirip kanan dan kepala kiri dapat mengendalikan sayap kiri."

"Ya, mereka mampu berkoordinasi untuk berjalan dan berenang."

Bayi Penyu Hijau Berkepala Dua Ditemukan di Pulau Mabul, Sabah
Bayi Penyu Hijau Berkepala Dua Ditemukan di Pulau Mabul, Sabah (facebook/coconuts.co)

Bayi penyu itu keluar dari bawah pasir dengan kondisi yang memiliki dua kepala dan membuat beberapa pekerja di area konservasi terkejut. Kabar ini kemudian diunggah di akun media sosial Facebook milik Scuba Junkie SEAS. 

Kondisi lahir dengan dua kepala dinamakan dicephalism. Kepala dari Unit Satwa Liar (SWD) mengatakan bahwa kondisi seperti ini jarang terjadi. Sekalipun terjadi, kemungkinan bayi penyu hijau itu hidupnya tidak akan bertahan lama maka jarang sekali ditemukan yang hidup hingga dewasa.

Para pengamat lainnya juga menambahkan bahwa penyu dengan kepala satu akan sulit ketika berenang ke laut yang dalam. Apalagi untuk penyu berkepala dua yang baru menetas ini, mereka akan semakin sulit bernapas ketika dilepas ke laut dan berenang ke laut yang dalam.

Penulis: Ika Putri

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved