Malang Raya

Mendadak Minggat dari Rumah Majikan, Ternyata PRT Gondol Berlian Senilai Rp 850 Juta

Pelaku ini kerja selama enam bulan dan tiba-tiba meninggalkan rumah korban tanpa pamit

Mendadak Minggat dari Rumah Majikan, Ternyata PRT Gondol Berlian Senilai Rp 850 Juta
TribunJatim.com/Aminatus Sofya
Tiga orang tersangka diringkus oleh Polres Malang Kota setelah mencuri berlian. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Seorang wanita berinisial DY (42) tahun, kelahiran Surabaya digelandang Polres Malang Kota setelah mencuri 15 perhiasan berlian senilai Rp 850 juta milik majikannya.

Kepada polisi, DY mengaku aksinya merupakan kali pertama. Hasil uang jual berlian, ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Wakapolres Malang Kota, Kompol Arie Trestiawan mengatakan modus pelaku adalah menjadi pembantu rumah tangga (PRT) di kediaman LS di Jalan Borobudur, Kota Malang. Bekerja selama enam bulan, DY mencuri perhiasan berlian yang disimpan di bawah tempat tidur korban.

"Jadi waktu itu korban sedang meninggalkan rumah. Pelaku ini kerja selama enam bulan dan tiba-tiba meninggalkan rumah korban tanpa pamit," tutur Arie, Senin (15/7/2019).

Korban baru menyadari perhiasannya hilang selang sebulan setelah DY meninggalkan rumahnya.

Awalnya, ada pakaian korban yang hilang dan tidak ditemukan, "Kemudian dia cek perhiasannya, ternyata hilang juga. Lantas dia melapor," imbuh Arie.

Selain DY, polisi juga menciduk sepasang suami istri berinisial DS dan SS yang diduga sebagai penadah. Kepada suami istri itu, DY menjual berlian hasil curiannya sebesar Rp 250 juta.

"Berlian itu lengkap dengan surat-suratnya. Sempat dijual di toko emas dan pemilik toko ya nggak curiga," katanya.

Dari total 15 perhiasan yang dicuri, polisi baru menemukan 5 perhiasan berbentuk cincin yang ditaksir senilai Rp 468 juta. Perhiasan lainnya masih dalam penyelidikan.

Atas ulahnya, DY dijerat dengan pasal 363 subsider 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun.

Sedangkan suami istri yang diduga sebagai penadah, dijerat dengan pasal 480 KUHP.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved