Sabtu, 18 April 2026

Pilwali Blitar 2020

PPP 'Dekati' PKB untuk Usung Cawali di Pilwali Blitar 2020

DPC PPP Kota Blitar ngebet ingin mengusung calon wali kota (cawali) sendiri di ajang Pilwali Blitar 2020.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: irwan sy
samsul hadi/surya
Sekretaris DPC PPP Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi. 

SURYA.co.id | BLITAR - DPC PPP Kota Blitar ngebet ingin mengusung calon wali kota (cawali) sendiri di ajang Pilwali Blitar 2020. Saat ini, PPP mulai bergerilya membangun koalisi dengan sejumlah partai politik di Kota Blitar.

Partai politik yang sudah didekati PPP, yaitu, PKB dan PDIP. PPP sudah menjalin komunikasi dengan PKB dan PDIP untuk kepentingan Pilwali Blitar 2020.

"Kami hanya punya tiga kursi, sedangkan syarat untuk mengusung calon butuh lima kursi. Kami harus membangun koalisi. Partai yang sudah kami ajak komunikasi baru PKB dan PDIP," kata Sekretaris DPC PPP Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi, Minggu (14/7/2019).

Nuhan mengatakan dari hasil komunikasi sepertinya PKB yang membuka sinyal untuk menjalin koalisi dengan PPP.

PKB sendiri memiliki empat kursi di DPRD Kota Blitar.

Jika PPP dan PKB berkoalisi, maka sudah ada tujuh kursi dan bisa mengusung calon di Pilwali Blitar 2020.

"Kami targetnya tetap mengusung calon AG 1 (wali kota). Tapi politik tetap bisa berubah, kalaupun akhirnya kami mengusung AG 2 juga tidak apa-apa," ujarnya.

Tetapi, menurutnya, sampai sekarang baik PKB dan PDIP masih malu-malu untuk memunculkan calon yang akan diusung di Pilwali Blitar 2020.

Justru PPP sejak awal sudah memunculkan nama untuk maju sebagai cawali di Pilwali Blitar 2020.

"Kalau PPP sudah ada calonnya, yaitu, saya sendiri. Saya siap maju jadi cawali. Kalau PKB dan PDIP masih malu-malu memunculkan nama calon," kata Nuhan.

Wakil Ketua Tanfidz DPC PKB Kota Blitar, Totok Sugiarto mengatakan PKB memang membuka peluang bagi semua partai untuk berkoalisi di ajang Pilwali Blitar 2020.

Menurutnya, PPP memang sudah menjalin komunikasi dengan PKB.

Tak hanya itu, PKB juga menjalin komunikasi dengan PDIP.

"Secara prinsip kami membuka diri untuk semua partai. Semua masih memungkinkan. Bisa saja koalisi yang dibangun antara PKB, PDIP, dan PPP atau hanya PKB dan PPP," tukas Totok.

Untuk mengusung calon sendiri di Pilwali Blitar 2020, kata Totok, masih menjadi pembahasan di internal partai.

Sampai sekarang, PKB masih membaca peta politik menjelang Pilwali Blitar 2020.

"Soal itu masih kami bahas di internal partai," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved