ASN Kemenag Bandung Sempat Hubungan Badan Sebelum Dimutilasi & Dibakar, Pelaku Beraksi pada Ronde 2

Terungkap, ada hubungan badan sebelum ASN Kemenag Bandung dimutilasi dan dibakar oleh DP (31). Itu terungkap rekonstruksi pembunuhan AS Kemenag itu.

ASN Kemenag Bandung Sempat Hubungan Badan Sebelum Dimutilasi & Dibakar, Pelaku Beraksi pada Ronde 2
Youtube
DP (37), pelaku mutilasi terhadap ASN Kemenag Bandung ditangkap polisi. ASN Kemenag Bandung Sempat Hubungan Badan Sebelum Dimutilasi & Dibakar, Pelaku Beraksi pada Ronde 2 

Pelaku langsung membawa mobil dan potongan tubuh korban ke Banyumas.

Rekonstruksi dibagi dalam tiga sesi. Secara tegas Kanit 3 Reskrim Polres Banyumas mengatakan bahwa pengakuan pelaku tentang lokasi mutilasi di Bogor, adalah pengakuan yang bohong.

Potongan tubuh korban dibawa oleh pelaku ke Banyumas yang kemudian dibakar di suatu lokasi.

Proses rekonstruski berakhir sekira pukul 15.30 WIB yang dimulai pukul sekira pukul 13.30 WIB.

Proses mutilasi dilakukan pada Minggu (07/7/2019) sekira sore hari.

ASN Kemenag Bandung dimutilasi DP (31) di kamar kontrakannya di Kota Bandung.
ASN Kemenag Bandung dimutilasi DP (31) di kamar kontrakannya di Kota Bandung. (Kolase ist)

Polres Banyumas Rekosntruksi di Bandung

Kepolisian Resort Banyumas membawa terduga pelaku mutilasi DP (37) ke kosan yang dihuninya selama dua minggu.

Polisi sengaja membawa pelaku ke Bandung untuk mengetahui persis kejadian mutilasi tersebut dalam rangkaian rekosntruksi.

Proses rekonstruksi dilakukan di dalam kamar kos-kosan DP di Bandung pada Sabtu (13/7/2019) bersama sejumlah personel Kepolisian Resort Banyumas yang dipimpin oleh Kanit 3 Reskrim Polres Banyumas IPDA Rizky Adhiyanzah.

Saat rekonstruksi, DP memperagakan prosesnya mulai dari bertemu korban hingga memutilasi korban di kamar mandi kos-kosan.

Awalnya, korban dan pelaku berjalan menaiki anak tangga menuju kamar kostan pelaku. Pelaku membuka pintu kamar dan masuk bersama korban sembari duduk di karpet yang terbentang di kamar berukuran sekira 3 x 3 meter tersebut.

Korban bernicang-bincang dengan pelaku membahas tentang surat-surat mobil milik korban. Usai berbincang, korban membuka kacamata dan jilbab yang dikenakannya.

Di dalam kamar tersebut terdapat pakaian jenis daster yang kemudian digunakan korban.

Korban mengganti pakaiannya dengan daster tersebut dihadapan pelaku.

Setelah mengganti pakaian, korban kembali duduk di karpet. Pelaku kemudian menyeduh kopi dan korban menyeduh teh.

Pelaku langsung menghampiri korban, menggenggam tangan korban dan memeluk. Kemudian korban dan pelaku melakukan hubungan badan dengan posisi korban di atas pelaku.

Setelah melakukan hubungan badan selama 15 menit, pelaku meminta agar korban tengkurap dan pelaku menimpa korban yang sudah tidak menggunakan pakaian.

Saat melakukan hubungan badan, pelaku mengambil Palu yang sudah disiapkannya dan memukul kepala korban berulang-ulang sampai korban tidak bersuara dan tidak bergerak.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved