Mencoba Kabur Dari Polisi, Pengedar Sabu-sabu 10 Kg Tertabrak Truk di Tol

Polisi menangkap pengedar sabu-sabu dengan barang bukti 10 kg sabu-sabu. Saat ditangkap pelaku berusaha kabur lalu tertabrak truk di tol.

Mencoba Kabur Dari Polisi, Pengedar Sabu-sabu 10 Kg Tertabrak Truk di Tol
ist
Pieter Kristiono (kiri), pengedar sabu-sabu yang ditangkap Polda Jatim. Pieter ditangkap dengan barang bukti 10 kg sabu-sabu yang disimpan dalam kaleng cat (kanan) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anggota Ditresnarkoba Polda Jatim menggagalkan penyelundupan sabu-sabu di kawasan Jakarta Barat, Rabu (3/7/2018) lalu. 

Dari upaya itu, polisi menyita sabu-sabu seberat 10 kg. 

Narkoba itu adalah milik Pieter Kristiono (38), warga Pilang, Gantar, Indramayu, Jabar.

Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Sentosa Ginting Manik menuturkan, modus penyelundupan barang haram tersebut cukup unik.

Kelompok tersebut meletakkan paket sabu yang terbungkus plastik dalam wadah drum cat berukuran 20 liter.

"Narkotika jenis sabu itu memang dimasukkan dalam galon cat," terang Manik, Jumat (5/7/2019).

Pengiriman paket sabu-sabu berkedok drum cat itu menggunakan jasa antar barang PT PPS Cargo.

Paket itu dikirim dari Pontianak ke Jakarta. Setibanya di Jakarta, paket kemudian diantar ke kediaman Pieter Kristiono, menggunakan jasa antar taksi daring.

"Kemudian tim membuntuti sampai pada akhirnya dikirim ke rumah Pieter lalu kami menangkapnya," tandasnya.

Manik menuturkan,  pengedar sabu-sabu yang mereka tangkap ini merupakan bagian dari anggota jaringan pengedar sabu-sabu antar negara yang jaringan bisnisnya termasuk di Malaysia dan Myanmar. 

Halaman
123
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved